PUASKAH ANDA DENGAN PERNIKAHANMU?

Mohon menjawab dengan jujur, kondisi pernikahan Anda enam bulan terakhir

Lingkarilah nomor yang cocok dengan kondisi Anda.

1. Kami hampir selalu dapat bekerjasama dengan baik dalam pernikahan kami

2. Saya dapat mengerti dengan jelas pasangan saya sedalam-dalamnya.

3. Komunikasi kami selalu lancar tanpa ada pesan yang membingungkan, sehingga kami selalu dapat saling mempercayai

4. Kami selalu dapat menerima satu sama lain meski dalam beberapa hal kami berbeda

5. Kami dapat secara kreatif dan bebas membangun identitas kami masing-masing.

6. Meski kami tidak selalu saling setuju, tetapi kami belajar saling menghargai perbedaan pendapat dan mencari solusi yang terbaik.

7. Meskipun saya punya relasi yang cukup baik dengan pasangan saya, namun kadang kala saya merasa kecewa dengan sifat atau karakter pasangan saya.

8. Kadang, terutama saat stres dan masa sulit, saya bisa marah sampai meledak dan menyerang pasangan saya secara terbuka dengan perkataan yang pedas.

9. Kami kadang kadang masih bisa saling melukai dan bahkan perang dingin (tidak bicara selama beberapa saat)

10. Kadangkala rumah tangga kami seperti ‘neraka’, namun kadangkala seperti ‘surga’.

11. Meski kadang kami konflik berat, kami tidak berusaha mencari bantuan dari profesional seperti konselor

12. Kalau kami konflik, kami lebih banyak memusatkan perhatian diskusi kami seputar masalah anak-anak, keuangan atau status saya sendiri.

13. Hidup pernikahan saya lebih banyak mengalami ketidakpuasan. Kalaupun saya merasa bahagia hanya sesaat saja.

14. Sesungguhnya pada awalnya saya kurang/ tidak mencintai pasangan saya.

15. Sesungguhnya pasangan saya kurang memperhatikan saya

16. Saya merasa pernikahan kami tidak menyenangkan, namun saya merasa tak bisa melakukan apapun memperbaikinya. Saya pun segan untuk melakukan apapun mengubahnya

17. saya merasa sulit sekali mengekspresikan kemarahan secara terbuka pada pasangan saya, sebab saya takut masalah jadi tambah besar.

18. Kami cenderung lebih suka berkelahi diam-diam, atau lebih mengekspresikan kemarahan dan kekecewaan secara kasar, atau lelucon yg menyinggung perasaan.

19. Menghadapi konflik saya kadang lebih memilih melarikan diri dengan kesenangan lain diluar rumah bersama teman saya, minum alkohol atau kesenangan lainnya

20. Kalau saya lagi marah, saya menghindar berhubungan seks dengan pasangan saya

21. Kadang kalau kami lagi ribut, pasangan saya minta cerai dan bahkan mengijinkan saya untuk menikah lagi dengan orang lain agar saya bisa lebih memperoleh damai.

22. Walaupun kami nampak intim di mata teman teman kami, sesungguhnya kami telah lama berpisah secara emosional bahkan juga secara fisik.

23. Saya merasa sampai tua bisa bisa terus tidak puas dengan pasangan saya dan Saya tidak mengerti mengapa saya tidak puas dengan pasangan saya

24. Saya sebenarnya merasa tidak sanggup lagi dengan pasangan saya, tapi saya malu bercerai. Saya sampai sekarang tidak pernah mencari bantuan konselor

25. Meski saya aktif ibadah dan pelayanan sosial, sesungguhnya saya kurang/ tidak merasakan keindahan rumah tangga kami

26. Meski pasangan saya aktif beribadah dan sosial, saya merasa pernikahan kami kurang/ tidak bahagia.

PEDOMAN PENILAIAN

1. Jika anda melingkari angka 1 sampai 6 lebih dari separuh maka mungkin anda masuk kategori 1, yakni merasa sangat puas dalam pernikahan Anda.

2. Jika anda melingkari nomor 7 sampai 12 lebih dari separuh, maka mungkin anda masuk kategori 2 : Puas tapi kadang tidak puas (lebih banyak puas dari tidak puas)

3. Jika anda melingkari nomor 13 sampai 22 lebih dari separuh, maka mungkin anda masuk kategori 3 : Tidak Puas tapi kadang puas (lebih banyak tidak puasnya dari puasnya)

4. Jika anda melingkari nomor 22 sampai 26 lebih separuh, mungkin anda masuk kategori 4 : sangat tidak puas

Catatan :

Tes ini hanya pedoman umum yang sifatnya hanya evaluasi bersama pasangan sejauh mana puas atau tidak dalam pernikahan.

Dipakai Bukan untuk menghakimi diri atau pasangan. Jika ada masalah baik jika anda  mengkonsultasikannya dengan terapis pernikahan.

 

sumber : http://kesehatan.kompasiana.com/seksologi/2011/06/29/alat-uji-kepuasan-nikah-mau-nyoba/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s