Hobi Semakin Digeluti Semakin menguras kantong

kolektor_koin

Sesuai judul diatas jika suatu  hobi digeluti semakin serius dan mendalam niscaya, divisi keuangan yang akan berteriak. pada mulanya saat mulai menggeluti hobi, belum merasakan adanya beban dan hasrat saat menjalani hobi tersebut. namun hal ini tidak berlaku bagi hobi turunan alias bawaan dari lahir. kek hobi ane dari kecil ,yakni menggambar. udah berapa rim, kg, bahkan ton kertas yang dah ane hamburkan buat ngegambar, alat tulis, pewarna dsb. namun adanya beban biaya tak terasa saat ane mengeluarkan duit banyak buat beli pena ngegambar yg harganya mahal.. namanya juga hobi anything can do it, no matter what.. tapi berbeda ketika ane menyukai hobi alternatif lain yakni militer yg  berhubungan dg olahraga Airsoftgan, Fotografi dan Otomotif. nah ane bahas satu-satu dulu.

AirsoftGun/Militer = Dari kecil ane juga udah suka namanya dunia perang, seneng mengikuti perkembangan dunia militer dan kisah2 serta film tentang perang. saking sukanya jadi kepengin berlagak kek tentara, karena ane ini orang sipil Airsoftgan lah sarana tepat buat mewujudkannya. tapi apa daya, perlengkapan dan peralatan Airsoftgan terlampau menguras biaya tinggi. jadi hobi ane urung dalami lebih lanjut.

Fotografi = Mulai menyukai hobi jeprat jepret sejak ane punya hp dengan kamera yang bagus, terlintas dibenak ane buat memiliki sebuah SLR biar hasil foto makin mantab dan bisa bergaya. padahal dari dlu gak kepikiran buat memiliki SLR. setelah sering menyambangi forum2 fotografi dan sering membaca tutorial tentang ilmu fotografi ane putuskan untuk menekuni hobi ini. walaupun smentara masih pake kamera hp, tapi kata para pakar alat bukan masalah yg penting siapa yg mengambil foto, ‘man behind the gun’ katanya. alat foto apa adanya tp menghasilkan karya indah kan udah bagus banget tuh.

Otomotif = Ane termasuk orang yang gak tertari babar blas dengan yang namanya dunia Otomotif, bahkan ketika smp atau awal SMA ane nolak naik motor padahal dah ditawari dan disediakan sepeda motor. Kemudian saat memasuki pertengangan akhir kuliah ane dibelikan Motor Batangan Yamaha Vixion, walaupun motor keinginan ane adalah Bajaj Pulsar 200. gara2 liat iklan Bajaj yang keren abis. setelah memiliki motor batangan, ane masih belum menyukai dunia Otomotif, tp seiring berjalannya waktu bersama motor yg ane beri nama AUTO VAJIN ini pun mulai menyukai Otomotif terlebih lagi setelah aktif menyambangi blog blog Otomotif.. Akhirnya ane pun putuskan menekuni Hobi ini, berbagai modifikasi ringan dah ane lakukan, pengin melakukan modifikasi lebih lainnya terhalang masalah besar ,tidak lain adalah anggaran.

Begitulah keadaanya menurut sudut pandang ane, mungkin menurut pendapat orang lain menyangkut Hobi berbeda beda. tapi memang pada kenyataannya untuk memenuhi hasrat hobi, berapapun biaya pasti rela dikorbankan. terkadang dari Hobi juga bisa ditekuni sebagai pekerjaan yang menghasilkan.. pekerjaan yang sesuai hobi pastinya akan dilakukan dengan sepenuh hati. Begitulah, yang dicari sebenarnya adalah kepuasaan diri dan kebahagiaan Batin ,mengeluarkan banyak biaya dan materi bukan masalah utama.. toh klo rejeki lancar bisa nyari lagi. 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s