Cara Memotret Bintang

mira_seip_big

Hampir tiap malam pas langit cerah dan bintang-bintang kelap kelip dengan terang hati udah gak tahan buat memotret. tapi apa daya, hasil foto selalu nihil alias jelek banget, bingung sebingungnya gimana caranya memfoto objek bintang dilangit. Pake kamera poket, gagal. Kamera Ponsel, gagal juga, trus nyoba pake DSLR ,gagak juga. nyerah dah, akhinya nyari referensi buat mengatasi hal ini, berikut beberapa tips memotret bintang dimalam hari :

Ada dua hal penting untuk diketahui sebelum Anda berniat melakukan pemotretan malam hari dengan obyek bintang-bintang di langit.

Pertama, Bahwa bumi itu berputar. Berarti Anda dapat memotret konstelasi bintang, setelah sekitar 15 detik, Anda dapat membuat gerakan kabur karena gerakan bumi.

Kedua, Anda harus tahu beberapa rasi bintang sebelumnya. Biduk dan Orion adalah salah satu contoh untuk Anda memulai. 
Pertanyaanya adalah mengapa Orion dan The Big Dipper ? pertama, keduanya sangat terang dan mudah untuk ditemukan pada saat malam di langit. Kedua, Orion biasanya cukup tinggi di langit untuk foto dibanding bintang-bintang lain di sekitarnya. 
Anda dapat menggunakan 2 lensa; Canon 10 – 22 mm dan 28 – 300 mm. Lalu setting kamera digital pada posisi M (Manual).
Aperture: F2.8 pengaturan terluas / F3.5 / F5.0 tergantung pada panjang focal
ISO: 100 atau 200
Shutter Speed: BOLA pengaturan
White Balance: Otomatis atau Tungstun
Fokus: Atur fokus ke Manual / Infinity
Ini ada beberapa item yang mungkin bisa Anda bawa :

  • Senter kecil – untuk melihat sesuatu, mengubah pengaturan kamera, dan atau saat melepaskan kabel release. Senter dapat juga digunakan sebagai cahaya latar depan untuk memberikan kesan dramatis pada komposisi foto Anda.
  • Kursi – saat Anda akan menggunakan kecepatan rana yang panjang, mungkin Anda perlu duduk juga. Sebuah kursi santai bahkan lebih baik! Tentu saja jika Anda telah didorong kelokasi yang jauh, Anda selalu bisa duduk di dalam mobil Anda sambil menunggu eksposur.
  • Shutter release cable – Beberapa DSRLs telah terdapat fungsi kabel shutter release untuk melepaskan rana. Beberapa bahkan dapat mengatur untuk mengambil foto setiap menit X dengan waktu pemaparan X sampai 99h99m99s.
  • Selimut – Menjaga Anda untuk tetap hangat saat kondisi cuaca terutama malam hari yang dingin.
  • Minuman Hangat – sama seperti selimut.
  • Tripod – Anda pasti akan membutuhkan tripod. Memotret jalur bintang atau meteor shower membutuhkan eksposure panjang.
  • Kamera / Lens – Anda tidak bisa mengambil foto jika Anda tidak memiliki kamera pastinya.
  • Kartu memori – Pastikan Anda memiliki kartu memori yang besar dan memiliki satu ekstra/cadangan untuk berjaga-jaga.
  • Baterai – Menjaga rana terbuka untuk jangka waktu yang lama jelas menghisap energi baterai. Dimana baterai akan berakhir dalam 6 jam pemakaian fotografi, mungkin Anda hanya akan mendapatkan 2 atau 3 jam untuk fotografi malam.

walau udah mengetahui bagaimana carany seperti tips diatas, namun agaknya siap berjuang melawan hawa dingin dimalam hari. biasanya klo langit cerah dan banyak bintang bersinar, suhunya justru dingin.

sumber materi

Iklan

10 respons untuk ‘Cara Memotret Bintang

  1. tambahan item yang perlu dibawa, yaitu obat nyamuk. mlototi bintang kan bagusnya di tepat yg gak banyak lampu, dan biasanya tempat kayak gitu banyak nyamuk

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s