Selingan : Jenis kopling yang ada di sepeda motor

motor_bike_harley_manga_anime_desktop_1440x900_wallpaper-210552

All Hands

Mungkin udah banyak yang paham mengenai cara kerja dan teknologi Kopling, namun sebagai pengingat tak ada salahnya ane mengulas kembali tentang Jenis Kopling yand ada saat ini. Clutch atau Kopling tak bisa lepas dari sosok motor batangan atau laki, gimana rasanya motorsport g pake kopling, mungkin jadi gak gahar lagi. Jadi Kopling bakal tak terpisahkan dari kebanyakan motor batangan. So,  Dewasa ini ada 3 macam teknologi pada kopling, yakni :

1. slippery clutch (kopling licin).

1999 ducati 996SPS 2 Pic by Google

Sistem slippery clutch hanya dipakai pada sepeda motor balap. Kopling ini sengaja dirancang untuk menghilangkan efek engine braking saat pembalap mengurangi kecepatan memasuki tikungan. Sistemnya dibuat untuk menghilangkan hubungan tenaga dengan roda belakang atau slip, sehingga roda mudah dikendalikan. Tetapi tidak menutup kemungkinan motor harian juga menggunakan teknologi seperti ini, contohnya Ducati 996 SPS ataupun Desmosedici RR.

2. wet clutch (kopling basah)

2010 YAMAHA VIXION MODIFICATION STYLE1 Pic by Google

Jenis yang paling umum digunakan oleh sepeda motor, dimana sistem kopling basah lebih cocok digunakan untuk penggunaan harian. Disamping biaya oprasional lebih murah jenis kopling ini lebih reliable dibanding jenis kopling lainya.

3. dry clutch (kopling kering)

munster Pic by Indobikermags

sistem kopling kering umumnya digunakan pada motor berukuran besar. Beban berat kendaraan lebih cocok menggunakan sistem kopling kering. Tetapi bukan berarti sistem kopling ini bebas dari masalah. Terutama pada kendaraan roda dua, sistem kopling kering lebih rentan masalah dibanding kopling basah.

Hal yang harus di Waspadai klo memakai Koplik Kering adalah HUJAN !, Yap waspadai saat musim hujan tiba. Bagi pemilik motor yang menggunakan kopling kering, musim hujan merupakan saat paling rentan terhadap kondisi kopling motornya. Salah satu penyebabnya adalah udara lembab dan kotoran yang mengendap dalam bentuk cipratan air yang masuk dari sisi luar koplingnya.

Bisa dibilang cukup fatal, karena cipratan air tersebut akan menumpuk di rumah kopling dan pelat kopling. Akibatnya beban kopling akan menjadi berat. Efek langsungnya adalah pelat kopling yang lengket mengakibatkan kopling enggan kembali keposisi semula. Efek lainya adalah akibat beban berat tersebut pemutar kopling yang terletak pada posisi paling luar menjadi tumpuan bila terjadi akan terjadi keretakan yang berujung pada patahnya pemegan pegas kopling tersebut. Lalu untuk mengantisipasinya bagaimana?,  Untuk itu saatnya perlu mengorbankan Fashion demi operasionalitas. Sudah pasti para pemilik kopling kering ingin menunjukan kopling keringnya yang berwarna-warni dengan memasang cover kopling yang terbuka. Memang terlihat keren tetapi dengan kondisi seperti ini pengguna motor harus mewaspadai air yang masuk kedalam sela2 kopling, bila kejadian seperti diatas tidak ingin terjadi!

Mengganti cover kopling dengan model tertutup bisa menjadi pilihan paling mudah, selain simple resiko kemasukan air pun bisa diminimalisir secara maksimal. Tetapi sebelum mengganti cover ada baiknya membersihkan rumah kopling dan plat kopling dari kerak maupun endapan air terlebih dahulu hingga benar2 kering dan kinclong agar kopling motor bebas dari masalah

 

Selain ketiga jenis diatas, mungkin nantinya akan ada teknologi kopling baru, Hybrid. Bisa basah ,kering dan slip jadi satu.. 😀

 

Ref. internet

Iklan

10 thoughts on “Selingan : Jenis kopling yang ada di sepeda motor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s