Mengapa motor ber Half Fairing kurang digemari?

Suzuki_XN85_D_TURBO_673cc_1983__P

All Hands,

Heran juga ya, kenapa motor-motor berhalf Fairing, atau baju nya cuma setengah jarang ditemui dijalanan, bahkan motor berjenis ini belum pernah booming dipasaran. Padahal dari kacamata ane, motor berhalf fairing tak kalah kerennya dengan model naked dan full fairing. Apakah sesuatu yang setengah-setengah itu kurang diminati yah.. jadi mending telanjang sekalian atau pake baju sekalian, klo urusannya fashion terutama buat cewe, baju setengah-jadi justru jadi favorit :-D..

halffairing Motor jagoan masa kanak2 kita, banyak yang pake half fairing coy..

Di era 70 – 80 an, banyak pabrikan jepang yang mengeluarkan motor-motor keren dan kentjang yang terbilang futuristik di jamannya yakni Suzuki XN85D (1983), Yamaha XJ650 (1982/1983), Kawasaki Z1RTC (1978/1979) dan Honda CX 650 (1983). Di eranya motor-motor keren ini jadi motorsport legendaris di Jepang, terutama Suzuki yang sering nongol di seri superhero Jepang, Kamen Rider.

Berikut beberapa analisa ringan, kenapa Half Fairing kurang diminati di Indonesia :

  1. Jarang ada pabrikan yang merilis motor jenis half fairing di Indonesia, sehingga tak banyak yang bisa dipilih.
  2. Kalaupun ada motor-motor ber half fairing harganya masih belum terjangkau (tahun 2000 an awal ke bawah) ,contohnya Suzuki FXR, Honda LS 125 dan Kawasaki AR-125.
  3. Ibarat makanan, di negeri ini memang model Half Fairing kurang bikin air liur menetes, yah beda negara beda selera.
  4. Sekalipun sudah ada Half Fairing yang terjangkau, tapi belum didukung dengan 3S yang keren, contoh bajaj P220.
  5. Walaupun ada yang minat, tapi motornya gak jual . Contoh Fazer 150 aka Byson, Di India dipasarkan dengan model Half Fairing yang mirip moge yamaha Fazer 1000, di Indo memakai model naked.
  6. dsb..

Nah, salah satu motor ber Half Fairing yang sudah diterima masyarakat adalah Bajaj Pulsar 220. Walaupun masih ada yang suka dan yang enggak, tapi paling tidak sudah banyak yang memakainya di jalanan. Seandainya 3S sudah memuaskan banyak pihak, pasti penjualannya semakin moncer. So, memang seperti pihak Pabrikan motor menilai, bahwa model Half Fairing masih belum diminati benar oleh masyarakat kita, terlihat dari yamaha Fazer 150 di India dan byson di Indonesia yang berlainan muka , berbeda dengan Honda NMP yang benar-benar sama dengan Dazzler di India.

yamaha_fzs_1000_fazer_red Fazer 1000 – Totemo Sugoooii…

Semoga saja kedepan, makin banyak motor ber Half Fairing yang dikeluarkan oleh pabrikan motor besar di Indonesia dan tentunya Moge Berhalf Fairing Idaman ane, Fazer 1000 bisa terlihat di jalanan Indonesia.

Iklan

21 thoughts on “Mengapa motor ber Half Fairing kurang digemari?

  1. menurutku sih kalo FXR cuma gara-gara harganya..dan terlalu cepat dirilis.. -_-
    kalo p220 mungkin beberapa orang suka half fairingnya, tp berharapnya bukan sok belakang stereo..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s