Pengambilan Keputusan Terberat dalam hidup kita

decision applyradicaltruths.blogspot.com

All Hands,

Sepanjang kehidupan kita sampai sekarang ini, tentunya kita pernah mengeluarkan sebuah keputusan, bukan keputusan yang biasa melainkan keputusan yang akan menentukan masa depan, menentukan jalan hidup kita kedepan, yang tidak mungkin dibelokan atau di batalkan. Sebuah Keputasan yang sangat amat dilematis, keputusan yang harus segera dicetuskan dan berani menanggung resikonya, bagaikan keputusan Hittler menginvasi Russia atau Keputusan berani Presiden Bush untuk menginvasi Irak.

Sebuah keputusan “Besar” tentunya sudah mengalami penelaahan, sudah dianalisa mengenai dampak dan resiko yang ditimbulkan. Napoleon Bonaparte tahu betul, resiko apa yang ia harus ambil ketika membutuskan untuk menguasai daratan Eropa. Keputusan yang tak mungkin ditarik lagi, dan hasilnya adalah sebuah catatan sejarah. Yah, hidup kita diawali dengan sebuah keputusan, kemana kita melangkah, apa yang kita tuju. Bagaimana sebuah keputusan mampu merubah jalan hidup kita selamanya.. Lagi2 keputusan yang berat dan dilematis. Kemampuan kita mempelajari dan menerawang apa yang akan terjadi mungkin sangat diperlukan, disertai memohon petunjuk yang diatas.

Well, tepat pada bulan ini beberapa tahun silam. Ane saat itu sudah lulus SMA, Bagaikan anak burung yang sudah selesai dilatih induknya, dia harus terbang untuk memilih kemana jalan hidupnya. Ketika itu, dihadapan ane ada Keputusan yang sangat dilematis, keputusan yang jelas mengubah hidup ane. Keputusan untuk masuk ke Perguruan tinggi, setelah mempertimbangkan banyak hal, akhirnya dengan mantab ane putuskan masuk ke Perguruan Tinggi swasta yang masih berstatus “antah berantah.

izumi-rikka beneaththetangles.wordpress.com

Sedikit Flash Back kenapa ane memilih swasta, Sejak kecil sampai SMA ane sama sekali dan terlalu sangat GAPTEK teknologi, terutama KOMPUTER. Pada masa SMP, ketika banyak orang membicarakan game online COUNTER STRIKE (CS) yang pada waktu itu lagi booming banget, ane hanya bisa melongo. “Apa itu CS, makanan apa itu, beli diwarung mana?” batin ane. Saat sekolah mengadakan PULANG GASIK, ane diajak 2 temen ane yang maniak game. Jalan kaki menuju warnet yang saat itu masih jarang, warnet yang akan selalu ane kenang bernama TURBONET (Almarhum). Begitu masuk, suasana tegang, bagaikan ruangan yang berisi para Jenderal Perang lagi merancang strategi dibawah dentuman suara meriam musuh yang dashyat, suara cacian datang dari para mulut gamer. Kaget melihat suasana seperti itu, ane tetep cuek mengikuti temen ane maen, eeh.. ketika 2 temen ane online, ane bener2 dicuekin, kayak Batman g pake Baju. Untung masih ada temen lagi yang sama2 “GAPTEK”, pura2 beli joystick Playstation One Kw2 ane pun ijin ke 2 temen ane tadi untuk pamit pulang. “Uaseeem, malu2in.. “ pulang dengan perasaan dongkol sambil menanti mobil jemputan datang, warna orange berkode G1.

Berpindah ke SMA, ane masih aj polos, gaptek, culun soal dunia Komputer. Ketika ada tawaran kursus komputer dari guru komputer disebuah lembaga Kursus Komputer (yang sekarang udah banting setir jadi sekolah Robotik) ane langsung angkat tangan. Dengan harapan bisa g gaptek lagi soal komputer ane pun semangat untuk belajar di lembaga tersebut. Diruang praktikum ane dicampur dengan mahasiswa D1 dilembaga itu, mereka asyik bermain IRC, ane hanya ngamatin, pengin rasanya mencoba, sayang waktu itu ane masih takut untuk bertanya. Masa kurus ane hanya berlangsung 3 Bulan, dengan hasil “NOTHING” kecuali sebuah selembar sertifikat yang mungkin klo diliat BILL GATES bakal diketawain, tapi ane tetep bangga karena itu didapat dengan sebuah Ujian Chunin.

Mendekati Ujian Nasional, sebuah kejadian konyol yang klo diingat ane bakal malu banget, bener2 merasa bodoh saat itu. Setelah kesibukan try out UN selesai dan kegiatan belajar mengajar sedang off, muncul pak Guru BK didepan kelas ,menyuruh semua siswa untuk mengunduh soal-soal latian Ujian Nasional di Internet. Nah, ane yang masih awam banget soal dunia internet, berlari mendekat Pak Guru yang sudah berada diujung pintu keluar, ane tanya : “ Pak, Nyari soalnya di Google atau Yahoo ?”. koplak banget kan, kayak orang tanya klo sakit itu masuk Kantor pos atau Klinik yah?. Asli.. malu banget klo keingatan kejadiannya. Pak guru pun terbengong-bengong, mirip Turis Jerman tanya arah dijawab pake bahasa jawa.

Akibat kejadian memalukan tersebut ane bertekad untuk NGGAK GAPTEK, pulang sekolah ane langsung menuju toko buku dan membeli buku berjudul “Pengenalan Internet”, bagian yang dibaca adalah bikin email, yang petunjuk pembuatannya memakan hampir 10 halaman, bener2 konyol banget waktu itu, padahal sekarang bikin email tinggal *cling.. ,Oia satu lagi yang krusial !! Ane masih takut masuk warnet sendirian ! bener2 kek bayi banget yang harus ditemenin ketika ke WC malem2. Ane pun bertanya ke saudara ane yang udah ngenal dunia internet duluan, tanya ke warnet itu gimana ya mbukanya, bayarnya gimana, buka google susah g? dijawab saudara ane, “y pake billing lah”. Cleng… Billing tu apaah yak .. ??!!

Selanjutnya, ane minta kakak ane yang udah kuliah duluan untuk nenemin ke warnet, warnet yang masih akan ane kenang sebagai warnet yang pertama kali dikunjungi (Turbonet g masuk itungan ><). Banyu Net namanya, ngikutin petunjuk yang dilakuin kakak ane, “OOHH… Begini toh”, saking herannya, ternyata gampang banget. Lagi2 mirip Power Ranger yang lagi diajarin berubah wujud. Hal yang pertama ane lakuin adalah, nyari wallpaper anime.. dah itu aj, simple. Pas mau pulang, eh baca lagi tulisan Arial ukuran 12 di casing depan, “data harap diback up ke Flash Disk”. Cleng… Flash Disk Apaaan yak .. ?!! .Esok paginya tanya temen kakak ane yang jago Oprek PC, Kang Flash Disk tu apaan yah. Flash disk adalah alat penyimpan data sebesar jari, begitu jawabnya. masih belum ngeh bentuknya. Akhirnya ane memberanikan diri untuk pergi sendiri ke warnet, setelah tau  prosesnya. Mudah ditebak, kata apa yang ane tulis dikolom pencarian Google. JAPANESE GIRLS.. :-D. Bisa lupa waktu klo buka konten2 ginian, waktu itu ane masih belum paham Miyabi itu kayak gimana..

Yah, itulah sedikit kisah konyol ane tentang KEGAPTEKAN seorang manusia, berawal dari berbagai kisah menyedihkan itu, akhirnya ane memutuskan untuk memperdalam ilmu Komputer dan Teknologi. Walaupun pada awalnya ane kepingin memperdalam ilmu menggambar di jurusan DKV, namun masih belum “diijinkan” untuk merantau ke luar kota disamping masalah biaya tapi juga karena belum lulus ujian untuk hidup mandiri. Dengan alasan “ikut-ikutan” ane pun mengikuti ujian SPMB Nasional disalah satu perguruan tinggi dengan memilih jurusan MANAJEMEN, seminggu sebelum ujian ane rajin belajar soal2 SPMB tapi pas hari H nya, apa yang udah dipelajari hanya 50% yang terpake, lainnya mengandalkan ilmu dan ajian KIRALOGI plus ritual ngitung kancing. Hasil tak terduga muncul pas pengumuan sebulan berikutnya, di koran lokal yang ane beli termpang nama ane sebagai peserta SPMB nasional yang LULUS.

Bagi sebagian besar orang, mungkin hasil yang ane raih akan disambut dengan suka cita dan kegembiran.. tapi lain dengan expresi yang ane keluarkan. hanya perasaan Datar,  Ane cukup tersenyum puas. Bahwa ane masih mampu bersaing dilevel nasional, alias otak ane masih punya potensi dan gak disangka dibawah SNI. Alasan lain ane mengikuti SPMB nasional adalah merasa tertantang, untuk mencoba berkompetensi dengan peserta lain merebutkan kursi PTN yang terbatas. dan ane Berhasil. Namun ini keputusan besar itu, ane tak mengambil jatah kursi PTN tersebut, banyak saudara yang mengingatkan, apa gak nyesel gak diambil. banyak diluar sana yang berharap lolos ujian SPMB, tapi ane malah menyia-nyiakan.

Andai saja ane gak gaptek Komputer, mungkin ane dah masuk PTN tersebut. Salah satu penyebab Kegaptekan kronis yang ane derita ini adalah lingkungan pergaulan ane yang juga sama2 masih belum paham Komputer, kalaupun ada masih sungkan minta diajarin. Trus hampir seluruh keluarga besar ane tak ada yang menguasai ilmu komputer, rata ambil jurusan Ekonomi dan Pertanian. Yah, udah takdirnya kali. Selama 3 hari ane bergelut dengan perasaan, antara masuk PTN atau mengambil jurusan komputer diswasta. Demi menghilangkan penyakit Gaptek stadium 5, dengan mantab dan meyakinkan Ortu, ane memilih masuk Perguruan tinggi swasta tak berbintang, agar bisa menjadi manusia yang menguasai dunia Bill Gates seutuhnya. Berkat masuk jurusan komputer ane akhirnya diberikan seperangkat PC lengkap, setelah masa SMA hanya mampu memiliki Komputer selama 3 bulan akibat gak tau cara makenya :-(.

Last.. Keputusan beberapa tahun silam inilah, yang menjadikan diri ane seperti sekarang. Walau sudah puas gak gaptek lagi, tapi ane masih menyisakan harapan, yakni masuk jurusan DKV. Smoga masih diberi kekuatan dan semangat untuk meraihnya. amiinn. Universitas yang bonafit tak menjamin kita meraih impian hidup, kita sendirilah yang berjuang menggapainya. Universitas hebat tak lantas membuat kita langsung Pintar, kita sendirilah yang harus belajar.  Jadi teringat kata-kata kenshin Himura, “LEBIH BAIK BERUNTUNG DARI PADA PINTAR”

Iklan

24 thoughts on “Pengambilan Keputusan Terberat dalam hidup kita

  1. Zzzzz
    Sadis amat lo sob, GAPTEK hayah
    Mending sama ponakan we yg 2 taun die dah bisa mainan kopmputer
    Sedangkan ane sama kagak bisa bro bruakakakakkk… 😆

    Balas
  2. Just Been Paid (JSS) adalah bisnis investasi online yg sangat kredibel dan terpercaya di dunia online.

    Dengan berinvestasi maka kita akan mendapatkan tambahan penghasilan untuk masa depan.
    Just Been Paid menawarkan hal yang tak terduga bagi anda.
    daftar gratis dan Bonus $10 langsung bagi member baru. Join di sini http://bit.ly/KtE5GQ

    so, let’s take action and make much money online’Berbisnis bisa kita mulai dari apapun, kadang berbisnis itu dari hati

    Balas
  3. gw dlu juga gaptek kaya gitu…sampe diledekin trus “goblok, gini lho caranya”

    tapi sabar sabar…skrng lumayan lah ngerti ttg komputer 😀

    Balas
  4. keputusan terberat yang pernah saya ambil adalah resign dari pekerjaan saya di semarang (padahal karir lagi bagus lho) lalu pulang ke jepara untuk memulai dari awal. dan sekarang terbukti keputusan saya dulu tepat

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s