Mengenal CN295, Pengganti Fokker 27 TNI AU

TNI_AU_Fokker_27 tribunnews.com

All hands,

Sepertinya kasus jatuhnya pesawat Fokker TNI AU di Halim perdana kusuma semakin menguatkan sinyalmen untuk segera mempensiunkan Fokker 27 lebih cepat dari yang direncanakan pada bulan September mendatang. Fokker 27 yang sudah mulai opersional sejak 1976 memang sudah selayaknya digantikan. Pengganti Fokker 27 yang terpilih adalah generasi terbaru, penerus CN235 yakni CN 295, yang proses pembeliannya ditanda tangani saat event Singapore Air Show Februari lalu senilai USD 325 juta, dipesan 9 unit dan saat ini sedang masa pra produksi.

Fokker MPA_AL

Untungnya TNI AU tak memilih penerus terbaru Fokker 27 yakni Fokker 50 yang terbang perdana di tahun 1987, bentuknya tetap mirip pendahulunya hanya kemampuanya yang dipercanggih. Kelihatanya, Fokker 50 lebih diminati sebagai transportasi sipil dengan lumayan banyaknya pemesanan pesawat ini oleh maskapai penerbangan. Tercatat di luar belanda, pemakaian untuk versi militer adalah Fokker 50 MPA milik AU Singapura.

Info terbaru, PT Dirgantara Indonesia tengah mempercepat proses produksi CN295, PT DI telah ditunjuk CASSA (Airbus Military) sebagai pusat pengiriman (delivery center) pesawat-pesawat C295 di kawasan Asia-Pasifik. Pesawat angkut sedang ini di Indonesia akan disebut sebagai N295 seperti yang diucapkan presiden di Brasil. sedang untuk pemasaran di Asia Pasifik disebut CN295, serta untuk kawasan lain disebut C295.

AIR_C-295_lg alutsista.blogspot.com

Dengan Kerja sama ini PT DI akan memproduksi komponen2 tertentu N295, yang selanjutkan di integrasikan di pabrik Airbus Military, Empat atau lima pesawat akan dikerjakan di Spanyol, sisanya akan diselesaikan di Bandung. Untuk pemesanan 1 unit pertama di targetkan selesai pada akhir 2012 dan keseluruhan pada tahun 2014.

N295 berkapasitas angkut 45 personil, di atas CN235 yang untuk 35 personil tetapi masih kalah dibanding C130 hercules yang mencapai 90 personil. N295 termasuk pesawat multifungi, bisa untuk operasi militer, logistik, kemanusiaan, maupun evakuasi medis. Pesawat ini sangat cocok dengan kondisi geografis Indonesia, karena penerjunan pasukan kerap harus dilakukan pada ketinggian rendah mengingat banyaknya wilayah berpulau-pulau, atau wilayah2 perkotaan padat penduduk.

C295 sebenarnya masih merupakan turuanan proyek bersama sebelumnya, yakni CN235, salah satu pesawat transport terpopuler di dunia. C925, terbang perdana pada tahun 1988, merupakan pengembangan dari CN235. Mengalami peningkatan muatan 50%, Peningkatan Mesin, menggunakan mesin PW127G terbaru. C295 butuh landasan sepanjang 670 meter untuk take off, dan 320 meter untuk landing.  C-295 memiliki tiga varian, C-295M (versi transport militer, kapasitas angkut 48 personel pasukan payung/para, atau 27 tandu, atau tiga kendaraan ringan. Kedua, C-295MPA/Persuader (patroli maritim/anti-kapal selam), ketiga versi C-295 AEW&C (tipe peringatan dini/airborne early warning). Berawak 2 orang, daya angkut 9.250 kg, Berat lepas landas 23.200 kg, mesin 2 Pratt & Whitney Canada PW127G Hamilton Standard 586-F, masing2 1,972 kW. Maximum speed 576 km/jam (311 knots), kecepatan jelajah 480 km/jam (260 knots, 300 mph).

Iklan

9 thoughts on “Mengenal CN295, Pengganti Fokker 27 TNI AU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s