Lanud Wirasaba, Masa Depan Bandara Banyumas Raya

wirasaba3

All Hands,

Kerajaan Banyumas Raya, yang sekarang terdiri dari negara bagian Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Cilacap ,Wonosobo dan Kebumen sedang memantapkan rencana jangka panjang untuk membangun kawasan ini lebih maju dan modern. Salah satu Ibukotanya yang terkenal dengan kota pendidikan dan kuliner yakni Purwokerto Metro City dimapping akan menjadi kota yang lebih luas dan kumplit alias meningkatkan status dari kota kecil ke kota besar. Beragam pembangunan guna mempercantik kota tengah dilakukan, salah satunya Taman Balaikemambang, taman air yang terletak ditengah kota.

Guna menunjang peningkatan status tersebut, tentunya dibutuhkan wahana transportasi baru tuk melengkapi sarana transportasi tersebut, salah satunya adalah moda transportasi udara. State Region Cilacap sebelumnya telah memulai dengan menghidupkan kembali Bandara Tunggul wulung, syang masih kurang optimal dalam mendayagunakannya, walhasil kondisi Bandara ini masih enggan untuk dilirik maskapai penerbangan komersial.

wirasaba1

Akhirnya 5 pemimpin dari tiap state Region Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara,  Wonosobo, Kebumen (Cilacap tak ikut karena udah punya Bandara) sepakat jalan bareng menemui Kepala Staff Angkatan Udara di Mabes TNI AU Jakarta guna membicarakan tentang keberadaan Lanud Wirasaba agar di komersilkan menjadi Bandara bertaraf Nasional atau Internasional. Harapannya dengan adanya Bandara Komersial dikawasan ini, peningkatan disektor ekonomi dan pariwisata bakal terjadi. Moda transportasi yang awalnya bertumpu pada angkutan darat bisa dipercepat dengan angkutan udara.

wirasaba2 wirasaba5 wirasaba4

Lanud Wirasaba merupakan area khusus milik TNI AU, terletak di Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Purbalingga. Menurut Bupati Banyumas, Mardjoko Lanud Wirasaba membutuhkan dana 30 Miliar guna menjadikannya Bandara Bertaraf Nasional. Seperti yang dilansir Detik kebutuhan tersebut utamanya untuk penambahan landasan pacu dari 850 meter menjadi 1.850 meter dan pengembangan infrastruktur lainnya. Menurut Bupati Mardjoko lagi, dana  Rp 20 miliar di ajukan kepada Gubernur Jateng. Sementara sisanya Rp 10 Miliar, rencananya akan ditanggungkan kepada lima state region sekitar.

Selain Pembangunan Bandara Wirasaba, akses jalan untuk mencapai Bandara tersebut juga tengah dikerjakan, salah satunya pembangunan Jembatan penghubung antara Purbalingga dan Banyumas (Sokaraja), dengan jembatan tersebut perjalanan dari Purwokerto – Purbalingga bisa dipercepat dan jalur tersebut dekat dengan Bandara Wirasaba.

At Least, Upaya ke 5 Bupati untuk membangun Bandara dikawasan tersebut patut diapresiasi. Saatnya Lanud Wirasaba dioptimalkan potensinya. semoga saja proyek besar ini bisa terlaksana dengan lancar.

32 pemikiran pada “Lanud Wirasaba, Masa Depan Bandara Banyumas Raya

  1. mungkin kedepannya bandara di wil.kak Gogo bakal ramai dan terkenal
    dulu di Surabaya kan juga gitu
    ada cuma bandara militer di Tj.Perak
    karena tambah banyak pesawat komersial, bandara Tj.Perak dibongkar dipindah ke kab.Sidoarjo, namanya Juanda :mrgreen:

    Balas
  2. kalau cuman butuh dana 30 milyar sih banyak perusahaan skala kecil yg mampu, apa kaga salah estimasi ?moso sih cuma penambahan jalur pacu saja ?.infra struktur nya kepriwen….(skala nasional bro).. ga bener nih……..at least moga moga terlaksana walaupun pontang panting biar jadi kebanggaan masyarakat khususnya Banyumas

    Balas
    • hehhe.. bgitulah bro, mngkin jg ni proyek berbau politik.. sesuatu yg keknya ‘harus dilakukan segera’..

      smoga proyek ni bandara bs berhasil, n bermanfaat bagi semua rakyat kabupaten pendukungnya.

      Balas
  3. gw asli penduduk desa wirasaba, jelas mendukung 100% proyek skala daerah yang akan menumbuhkan kembangkan perekonomian mikro (khususnya wilayah purbalingga dan 4 kabupaten penyangga) dan perekonomian makro (skala nasional).

    Balas
  4. Bandaranya jangan pake nama WIRASABA Doong.. kurang elite di dengernya..
    Kalau bisa BANDARA JENDERAL SOEDIRMAN POERBALINGGA. ya sesuai dengan kota kelahira panglima besar jenderal soedirman di PURBALINGGA. OKE TOOHH… LEBIH CETAR MEMBAHANA KATA SYAHRINI MAH.. HEHEHEHEHEE..

    Balas
  5. haha, tembe kes presentasi kuliah lapangan terbang

    ditidokna dosene jere nang purbalingga ana bandara tanpa perkerasan (esih lemah) :mrgreen:

    mending nggonku (cilacap) tunggul wulung wis diaspal, tapi langka montor mabur sing mendarat

    😆

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s