Flek Paru-paru dan Obat Alternative nya

Kemarin, setelah 1 minggu ambruk ditempat tidur kakak ane akhirnya harus masuk Rumah Sakit lagi dengan diagnosa penyakit yang sama yakni Flek paru-paru2, 2 tahun sebelumnya Kakak ane juga masuk RS lagi dengan penyakit yang sama. Kondisi kakak ane kali lebih parah, selain batuk yang tak kunjung reda, kondisi tubuh juga menurun drastis, kurus dan berat badat menyusut. Berikhwal dari hal ini, ane akhirnya ingin meng post sebuah artikel tentang Penyakit ini berkut penanganan secara tradisionalnya.

Flek paru atau istilah yang sering digunakan oleh dokter sebagai nama lain penyakit Tuberkulosis. tuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang dapat diobati, yang disebabkan oleh bakteri (kuman) Mycobacterium tubercolusis. TBC merusak paru-paru atau bagian tubuh lain yang mengakibatkan penyakit parah. Untuk mengetahui orang tersebut menderita TBC atau tidaknya, berikut Gejala yang dtimbulkannya :

  • Gejala utamanya batuk yang tidak henti selama lebih dari 3 minggu, nafsu makan berkurang, berat badan semakin menyusut menjadikan tubuhnya kurus. di leher bagian samping seringkali teraba kelenjar getah bening.
  • -Terhadap anak yang mengalami gejala tersebut biasanya dilakukan test Mantoux. test ini yang paling bermakna untuk menegaskan diagnosis TBC pada anak. Test Mantoux dilakukan berupa suntikan di kulit lengan bawah. setelah 48-72 jam dilihat bekasnya. dinyatakan positif apabila terdapat benjol merah dengan garis tengah lebih dari 10 mm atau 1 cm. benjolan ini kemudian menghitam dan baru hilang setelah 1 minggu. Apabila test Mantoux positif, berarti anak sudah terkontak oleh kuman TBC. harus dilakukan pemeriksaan lalu endap darah dan foto rontgen untuk menilai apakah TBC berada dalam keadaan aktif atau tidak. Hasil foto inilah yang sering disebut sebagai flek.

TBC dapat menular, penularan TBC biasanya melalui udara, apabila orang yang membawa TBC dalam paru-paru atau tenggorokan batuk,bersin, atau berbicara, lalu kuman dilepaskan ke udara. kemudian ada orang lain yang menghirup kuman ini mereka bisa saja terinfeksi. kebanyakan orang mendapat kuman TBC dari orang yang sering berada dekat dengan mereka, seperti anggota keluarga, teman ,atau rekan sekerja.

Berikut ramuan tradisional untuk terapi pengobatan flek paru-paru dan membantu peningkatan daya tahan tubuh (sumber : kesehatan.kompasiana.com/alternatif/2012/04/16/obat-alternatif-flek-paru-paru/):

    Telur ayam kampung (1 buah)

    Kunir (1 biji)

    Serai (1 helai bagian pangkal akar yang berwarna putih)

    Madu (1 sd makan)

Cara membuatnya :

Telur ayam kampung diambil kuningannya saja, kunir dan pangkal daun serai yang masih segar ditumbuk halus kemudian diperas di penyaringan untuk diambil airnya saja. Ambil gelas, tuangkan air perasan kunir dan serai campurkan kuning telur ayam kampung dan madu, aduk secukupnya sampai kelihatan merata (jangan sampai berbuih), tambahkan air putih hangat 1/2 gelas kecil (kira-kira 20cc) kemudian aduk kembali secukupnya.

Khasiat yang terkandung dalam ramuan tersebut untuk kesehatan :

Kuning telur, mengandung  kalori, zat besi, vitamin A dan protein yang cukup untuk daya tahan tubuh

Kunir, berguna untuk meningkatkan nafsu makan dan mencegah pertumbuhan sel kanker

Serai, berguna untuk mengatasi gangguan pencernaan dan melancarkan peredaran darah serta merangsang kinerja fungsi saraf

Madu, berguna untuk daya tahan tubuh, membunuh bakteri, dapat membantu membersihkan melancarkan peredaran darah serta pertumbuhan pembentukan sel darah, membantu usus dan ginjal untuk berfungsi lebih baik, dan masih banyak lagi khasiatnya.

Selain Obat alternatif diatas, berdasarkan informasi dari beberapa teman, cara lain untuk mengobati Flek Paru2 adalah dnegan mengkonsumsi Susu Kambing Murni (jenis Etawa) dicampur dengan air kelapa ijo atau bisa juga mengkonsumsi daging kalong (Kampret).

Semoga Bermanfaat

Iklan

50 thoughts on “Flek Paru-paru dan Obat Alternative nya

  1. kayanya kakak om dulu waktu pengobatannya gk tuntas ya minum obatnya, atau ada yg kelewat minum obatnya… sebenarnya kalo kakak om udah berobat ke RS pasti di kasih obat TB, obat ini di minum sampe 6-9 bulan… jangan kelewat minum obatnya setiap hari, kalo gk di minum sekali aja harus ngulang pengobatannya dari awal lagi om,, terus rata2 pasien TB itu ngerasa udah sehat setelah 1 atau 2 bulan minum obat, jadi dia gk minum obatnya lagi,, justru ini kesalahan yg fatal om,,, nanti kedepannya penyakit ini bisa kambuh lagi… sebenarnya TB itu bisa sembuh kalo kita taat dan teratur minum obatnya… duh kapanjangan nih komen, maaf ya om, salam kenal… eh iya semoga kakaknya om lekas sembuh…

    Balas
    • siiip, bisa tau y bro.. 😀
      bener bgt apa yg bro bilang, kk ane emang g rutin minum obatnya, kurng disiplin jg tuk urusan beginian. abis dr RS kondisi udah fit lagi, diperkirakan udah sembuh, sktr 1,5 thn kemudian (2011 akhir) kk ane kerja di daerah terpencil yg cuacanya dingin bgt, ntah kenpa abis slsei kontrak kerja ditmpt tsb kk ane kmbli jatuh sakit (kecapean bolak2 balik dr tmpt kerja ke kantor utama).
      kondisi ini bertahan ampe skrg dmn tubuh blm fit benar, kdng msh kambuh lg fleknya.
      so, emang bener2 harus rutin y pengobatannya, keliwat dikit aj bablas.

      eniwai, thx atas komentar n kunjungannya bro, mg kita smua sehat selalu. amiin.

      Balas
  2. hehehehe, oh gitu toh cerita nya,,, rata2 kalo yg kambuh gitu lagi emang gara2 gk taat minum obatnya om… kalo misalnya nanti kakaknya om dah keluar kalo bisa harus di ingetin terus minum obatnya, kalo enggak ya kambuh lagi kambuh lagi, takutnya nanti malah nular ke istri ato anaknya om… amin, harus sehat dong om, sehat itu mahal.. sukses buat blognya om…

    Balas
  3. koq bisa kambuh lagi? Udah diminum apa belum itu obat tradisionalnya?
    Jadi kayaknya harus ada kedisiplinan yg lebih buat minum obat-obatnya nanti bro…

    Btw, moga lekas sembuh kakak ente bro 🙂

    Balas
  4. nah cara biar kita gak ketularan orang TBC gimana bro
    seandainya orang terdekat kita kena TBC (misal saudara atau temen baik gitu)

    Balas
  5. saia jg pernh wktu bln puasa kmrn batuk” truz mpe muntah darah.. truz paz di periksa ke dokter & di ronsen katanya da flek di paru” saia.. tp sih dy blng tu ga aktif jd g perlu berobat jalan smpai 6 bln.. tp semenjak sakit itu saia ngerasa kondisi badan saia cpat menurun apalagi klo kecapean pasti bdan saia lngsng mendadak panas.. kira-kira tu wlaupun ga aktif ttp bahaya ga sih??

    Balas
    • klo g aktif, y sama aj nyimpen bom. klo muncul pemicu nya bs aktif lg. mmpng blm gede efeknya mending segera di obati sampe ilang tuntas. bs nyoba pengobatan alamiah, yg pnting pikiran ttp positif yakin sembuh. the power of mind.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s