Musim Hujan akhirnya datang juga…

spiderman

Sabtu pagi keinginan untuk berolahraga sirna sudah, sang matahari pagi yang ditunggu tak kunjung muncul, malahan awan hitam pekam terus melingkupi langit hingga siang hari. Seharian penuh langit kota diselubungi suasana abu-abu yang terkadang menghembuskan angin kencang dan udara kering, pertanda bangunnya Dewa Hujan dari Apartemen langitnya. Sampai petang tiba keadaan langit sama sekali tak berubah, akhirnya tepat memasuki tengah malam hujan skala ringan menerpa turun dengan cepatnya dari langit membuat keramaian jalan yang dipenuhi berbagai tipe dan jenis komunitas motor berhamburan pulang ke rumahnya masing-masing.

Minggu pagi pun tak berbeda jauh dengan cuaca hari Sabtu, mendung dari pagi hingga siang, hempasan hawa dingin yang begitu pekat menandakan sebentar lagi serbuan air langit akan segera tiba. Tepat selepas dzuhur, Dewa hujan merelease hujan berkekuatan tinggi ke bumi, yap hujan deras yang selama beberapa bulan ini dinanti akhirnya muncul. โ€œMusim Hujan telah tiba wahai penduduk bumiโ€ kata si Dewa Hujan. Namun bagi sebagian orang yang tengah terharu akan kembalinya musim penghujan, tetap ada sebagian lain yang memprotes turunnya hujan deras ini. Kendaraan yang habis dicuci kinclong jadi kotor lagi, pakaian yang dijemur tak kunjung kering, jalanan yang awalnya kering menjadi becek, masyakat harus kembali beradaptasi dengan musim hujan termasuk mengganti ban tipe kering ke tipe basah.

Bagi yang sering minum softdrink dingin atau es krim di siang atau malam hari, saatnya beralih sejenak untuk menikmati secangkir teh dan kopi hangat. Duduk dicafe lantai 10 disaat hujan turun, menyeruput teh hangat sambil mata memandang ke luar jendela, menatap indahnya pemandangan kota. Musim Hujan, membuat ane kembali membuka brankas berisi 1 stel jas hujan yang sedikit jamuran karena hampir setahun jarang dipakai. Terkadang pula, Pekerjaan harian kembali ditambah dengan kegiatan memakai dan melepas Jas hujan. Akhir kata, ame no Okaerinasai..

raingirl

Finally, sebagai penutup tulisan abstak ini berikut lirik lagu berjudul Hujan Turun Lagi yang dibawakan Sheila on 7.

tak ada waktu tuk menjelaskan
tak sangka ini kan datang
tiap liku berbagi hidup
sejenak melepas lelah
kau tinggalkan diriku

reff:
waktu hujan turun
di sudut gelap mataku
begitu derasnya
kan ku coba bertahan

ingat kembali yang terjadi
tiap langkah yang kita pilih
meski terkadang perih
harapan untuk yang terbaik
sekeras karang kita coba
tetap kau tinggal diriku

repeat reff [2x]
tak akan ku halangi
walau ku tak ingin kau pergi
kan ku bangun rumah ini
walau tanpa dirimu [2x]

repeat reff [2x]

bertahan

Iklan

35 thoughts on “Musim Hujan akhirnya datang juga…

  1. Terimakasih untuk alam ini yang membawakan n menurunkan hujan yg sdh dinanti nanti banyak orang………namun, hujan kali ini yang sekali saja mampu juga meredam ketegangan kisruh politik yg terjadi…. Rakyat tambah mumet ngeliat “tonil” dipanggung politik> ataukah memang sang sutradara sdh pintar agar pemirsa tidak mudah menebak akhir cerita di film/sinetron produksi dalam negeri,atau model film2 seri mandarin yang berkepanjangan………

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s