Hal yang jadi “pelajaran” dari film Tanah Surga.. Katanya

Film _Tanah_Surga____Katanya_(2012)1

Well, akhirnya ditahun ini ada juga film Indonesia yang ane tonton, dengan kata lain film ini merupakan the one and the only film Indonesia yang bisa memancing ane untuk mau menontonnya. Awalnya Rekan kerja yang sebelumnya udah menonton film ini lekas memberitahu ane untuk segera menontonnya, bagus banget katanya , recomended deh :-D. Film Indonesia ini berjudul, β€œTanah Surga… Katanya β€œ dirilis pada tanggal 15 Agustus 2012, Diproduseri oleh aktor senior Deddy Mizwar, disutradarai oleh Herwin Novianto dan dibintangi oleh Osa Aji Santoso dan Fuad Idris. Well, tak salah memang klo pada akhirnya Film Tanah Surga…Katanya dinobatkan sebagai film terbaik dalam Festival Film Indonesia 2012 yang digelar di Benteng Vredeburg Yogyakarta, sabtu malam 8 Desember 2012 .

Sinopsis (Wikipedia)

Hasyim, mantan sukarelawan Konfrontasi Indonesia Malaysia tahun 1965 hidup dengan kesendiriannya. Setelah istri tercintanya meninggal, ia memutuskan untuk tidak menikah dan tinggal bersama anak laki-laki satu-satunya yang juga menduda Haris dan dua orang anak Haris bernama Salman dan Salina. Hidup di perbatasan Indonesia Malaysia membuat persoalan tersendiri, karena masih didominasi oleh keterbelakangan dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Masyarakat perbatasan harus berjuang setengah mati untuk mempertahankan hidup mereka, termasuk keluarga Hasyim, namun kesetiaan dan loyalitasnya pada bangsa dan Negara membuat Hasyim bertahan tinggal.

Haris anak Hasyim, memilih hidup di Malaysia karena menurutnya Malaysia jauh lebih memberi harapan bagi masa depannya. Dia juga bermaksud mengajak seluruh keluarga pindah ke Malaysia termasuk bapaknya. Astuti, seorang guru sekolah dasar di kota datang tanpa direncanakannya. Ia mengajar di sekolah yang hampir rubuh karena setahun tidak berfungsi. Tak lama berselang dr. Anwar, seorang dokter muda datang ke daerah itu, karena tidak mampu bersaing sebagai dokter professional di kota. Salman dan Salina gembira hatinya karna kedatangan guru Astuti dan dr. Anwar, yang oleh penduduk dikenal dengan sebutan dokter intel.

Lalu, apa saja pelajaran yang bisa dipetik dari film Tanah Surga.. Katanya ini? berikut beberapa hal yang patut jadi renungkan kita semua sebagai warga negara NKRI mengenai kondisi sosial masyarakat perbatasan :

  1. Keadaan di perbatasan Malaysia jauh lebih ramai dan modern, disana ada pasar dan sarana prasarana yang lengkap, sedang di perbatasan RI sangat memprihatinkan.
  2. Saat berada di patok perbatasan, disisi Malaysia jalanannya sudah diaspal mulus, di RI masih tanah kerontang.
  3. Sinyal komunikasi di perbatasan RI masih sulit, sebaliknya di Malaysia lancar.
  4. Sarana Pendidikan di Perbatasan RI hanya ada 1 SD, dengan bangunan kumuh dan hanya ada 1 guru.
  5. Ringgit lebih laku ketimbang Rupiah. Masyarakat perbatasan RI lebih banyak berbisnis di pasar malaysia.
  6. Masyarakat di Perbatasan lebih mengenal lagu2 di Radio ketimbang lagu Kebangsaannya Sendiri.
  7. Bendera Merah Putih hampir tak dianggap lagi.
  8. Sarana Transportasi di Perbatasan RI sangat Sulit, masih memakai perahu melewati sungai2 mirip belantara Amazon, sedang malaysia? di film terlihat banyak kendaraan bermotor seperti YZF150 (vixion), bebek, dan mobil.
  9. Keadaan Papan, Sandang, dan pangannya sangat memprihatinkan.
  10. Sarana Kesehatannya nyaris Nihil. Tak ada klinik atau ke Puskesmas, lokasi Rumah sakit hanya ada di kota Kabupaten.

Nasionalisme atau Kesejahteraan? sebuah pilihan dilematis dalam keadaan yang serba kekurangan.

Iklan

34 thoughts on “Hal yang jadi “pelajaran” dari film Tanah Surga.. Katanya

  1. ane pernah nonton nih om di sctv minggu kemaren… kirain ftv biasa,,, sumpah miris ane pas si salman lari2 bawa bendera merah putih yg di barter sama kain sarung pas di perbatasan indonesia-malay, liat jalanan malay udah di aspal mulus sampe perbatasan tapi pas masuk ke batas indonesia cuman jalanan tanah batu-batuan… anak2 SD yg gak hapal lagu kebangsaannya sendiri,,, aduh, paraaaaaaaah… tanah surga “KATANYA”….

    Balas
  2. Ping-balik: Resensi Film Tanah Surga.. Katanya * | agusrudianto.alumni.uii.ac.id

  3. Dan saya baru nonton sekarang, parah ye… Padahal ini keren banget, heartbreaking, devastating, bikin ati kriting karna trenyuh plus wondering, masih banyakkah daerah di Indonesia yang seperti itu? Dan sepertinya iya, mengingat cerita beberapa temen yang pernah tinggal di daerah-daerah terpencil seperti di Papua dan Kalimanta Barat pedalaman.

    Memang film semacam banyak kritiknya tentang Indonesia, tapi sisipan pemikiran-pemikiran bijak juga banyak, yang intinya menyalahkan pemerintah atau siapapun nggak akan memberikan solusi. Solusi harus ditanamkan dari diri masing-masing warga negara Indonesia, masing-masing harus punya rasa nasionalisme dan bertekad memanjukan bangsa, meratakan fasilitas dan kesejahteraan di semua wilayah.

    Selain itu soal Malaysia, iya sih memang kontranya banyak banget antara kondisi wilayah, kesejahteraan, sampe pendidikan di Indonesia perbatasan dan Malaysia yang digambarkan di film. Tapi Malaysia digambarkan demikian majunya karna wilayah mereka jauuuh lebih kecil dari Indonesia, terutama yang share pulau di Kalimantan, sementara Indonesia punya wilayah yang beberapa kali lipat. Kalimantan Barat juga jauh dari pusat sementara malaysia yang pinggir situ pun lebh deket sama pusat pemerintahannya. Wajar lah kalo perbatasan mereka lebih rame dan relatif lebih makmur. Tapi overall sebenernya Indonesia jauh lebih makmur lo, katanya… hehe. Semoga aja kesejahteraan Indonesia semakin merata, Aamiin

    Balas
    • Begitulah gan.. smg kedepan Indonesia makin maju pasca dpt Presiden yg baru. Skrg perubahan diawali dr diri sendiri dlu dan lingkungan..

      Balas
  4. thanks πŸ˜€ cukup membantu dalam mengerjakan tugas sama menyadarkan bahwa ternyata rakyat perbatasan Tanah Air kita separah dan setragis ini..

    Balas
  5. ini film terbagus yang pernah aku tonton saat ini
    pesannya:APAPUN YANG TERJADI,JANGAN PERNAH KEHILANGAN CINTA PADA NEGERI INI
    well,aku bangga sama negeri ini walaupun nggak yang terjadi disini baik semua
    ya iwan fals tikus-tikus kantor lagu untuk para korupsi aku harap semuanya yang buruk bisa hilang dari negeri ini suatu saat nanti
    AMIN YA ALLAH YA ROBBAL ALAMIIN

    Balas
  6. hidup ini memerlukan pengorbanan walaupun kita hidup di pelosok sana tapi kita tetap menjaga tanah air kita ini, walaupun pemerintah tidak memperhatikan kita suatu hari dia akan sadar bertapa pedih nya hidup dengan kekurangan pasilitas alat-alat untuk di butuhkan orang di sana semoga indonesia akan tetap menjadi negara yang terkenal dengan alam nya….? aminnnn

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s