Pilih Attack Helicopter atau Utility Helicopter?

Gambar

All hands,

Wacana TNI AD untuk segera memiliki 1 skuadron Helicopter serang Boeing AH-64 Apache sepertinya tidak sesuai harapan yang direncanakan, selain mengundang pro kontra antara yang setuju dan tidak mengenai wacana Apache ini, ketersediaan anggaran ternyata juga memaksa pembelian 1 skuadron Apache dibenturkan ke tembok. Bila mengikuti budget yang tersedia, dengan harga 1 unit Apache yang mencapai 45 juta dollar, Penerbad TNI AD hanya dapat memperolah 8 Biji Apache. Tak ada yang diragukan soal pembelian armada Helicopter Tempur Apache, kehandalann sudah teruji selama puluhan tahun oleh Amerika dibeberapa Front Pertempuran, Kecanggihan dan persenjataan yang diusungnya mampu memudahkan pelaksanaan misi yang diembannya. Lampu Hijau pembelian Apache oleh Senat Amerika (yang konon di approve karena ada maskapai Indonesia yang membeli pesawat penumpang boeing dalam angka besar) tidak cukup untuk mendorong tercapainya pembentukan Armada Apache.

Lalu apakah pilihan TNI mau terus terfokus pada Attack Helicopter? Bukankah produsen heli serang tidak hanya AS? Apakah dengan memiliki Apache kemampuan Militer meningkat significant? Masih ada kebutuhan lain yang lebih urgent tidak? Sudahkah melirik semua helicopter serang dari semua produsen? Sepertinya perlu dikaji lagi neh. Bila RI sebagian besar masih menggantungkan alutsista ke pada Paman Sam atau sekutu dekatnya dikhawatirkan akan terjadi arogansi politik dalam ranah militer. Semisal TNI udah memiliki 1 Skuadron Apache, dan akan digunakan untuk misi penyerangan kelompok bersenjata, maka seperti kasus Tank Scorpio yang dilarang Inggris diterjunkan saat Perang Aceh, Disinyalir AS juga mungkin akan bertindak sama, melarang TNI memakai Apache untuk misi tertentu. Kasus penjual senjata yang merecoki pembeli senjata ini perlu diwaspadai.

Gambar

Untuk masa  sekarang, Lebih penting mana antara Heli Serang dan Heli militer multiguna??

Rasa2nya untuk kebutuhan saat ini dan beberapa tahun mendatang, urgensinitas pengadaan Helikopter serang persentasenya masih dibawah keberadaan Helikopter multiguna. Harga per unit Helikopter serang yang cukup mahal, ditambah ongkos pemeliharaan yang tak murah harus menjadi pertimbangan dasar. System Hankam Indonesia yang lebih Defensif menurut opini pribadi harusnya mengutamakan Alutsista yang mendukung penegakan kedaulatan, keamanan dan menjaga keutuhan NKRI. Untuk yang bersifat deterens dan keberadaannya membuat ‘musuh’ tak berani berbuat macam2, contoh alutsistanya antara lain Sistem pertahanan serangan Udara S-300/S-400, Kapal Selam, Fregate/Destroyer, Main Battle Tank, Pesawat tempur dan contoh alutsista pendukung lainnya.

Gambar

Black Hawk, Mutli Guna banget..

Sesuai namanya Helikopter serang digunakan untuk misi penyerangan, biasanya untuk melumpuhkan armada tank lawan, konvoi militer, artileri , melindungi mobilitas pasukan darat dan memberi bantuan serangan udara. Namun bila Kemhan RI memaksakan anggaran untuk membeli heli serang dirasa belum efektif, kebutuhan heli serang masih bisa di cover oleh Heli serang ringan TNI AD yang ada saat ini, untuk penyerangan udara bagi gerangan pengacau atau pemberontak bisa memanfaakan pesawat COIN  EMB-13 Super Tucano. Kebutuhan Helikopter bagi TNI AD rasanya masih lebih efektif untuk aktivitas mobilitas udara seperti penempatan pasukan, patroli, pengiriman logistic, angkutan VVIP, serang ringan dimana fitur seperti ini tertanam pada Helikopter multiguna. Penggunaan Helicopter Multiguna untuk saat sekarang justru sangat dibutuhkan meski tak menutup mata bahwa TNI AD pun mesti punya Helicopter serang tangguh demi mengisi kekosongan alutsista yang ada. Helicopter multi guna lebih punya banyak manfaat, baik untuk urusan militer/perang maupun sipil/kemanusiaan. Disaat bencana alam melanda, helicopter multiguna bisa sangat diperlukan guna memberikan bantuan transportasi udara dan SAR. Untuk urusan perawatan pun konon lebih lebih murah biayanya ketimbang heli serang, selain itu dengan anggaran terbatas TNI AD hanya cukup membeli beberapa biji Helikopter serang, namun Heli Multiguna yang biasany lebih murah bisa terbeli dalam jumlah banyak dengan anggaran yang sama. Dengan biaya ekonomis namun mendapatkan manfaat yang besar dan beragam fungsi malah lebih menguntungkan bukan meski untuk urusan “kegarangan” jelas bukan lawan tanding Helikopter serang. Beberapa pilihan Heli Multiguna antara lain : Auseuro MRH-90, Sikorsky UH-60A Black Hawk, Mi-17V5,dll

Melirik Produksi dalam negeri??

T129 Turki, bisa jadi Contoh kemandirian

T129 Turki, bisa jadi Contoh kemandirian

Industri pesawat terbang Nusantara, PT DI sebenarnya sudah mempunyai rancangan helicopter serang dengan seat tandem, yakni Gandiwa. Untuk melakukan pengembangan sendiri helicopter serang jelas memerlukan anggaran yang besar, belum rentang waktu yang dibutuhkan dan resiko “kerugian” yang selalu ada. Kepercayaan terhadap produk dalam negeri pun masih belum sepenuhnya 100%, hal ini mungkin karena memang kemampuan produksi alutsista dalam negeri masih belum dioptimalkan dengan baik sehingga demi mempercepat waktu pengadaan alutsista sebagian besar masih harus import. Nah, disaat sekarang dimana TNI AD mungkin masih belum terlalu membutuhkan skuadron helicopter serang, waktu “kosong” yang ada bisa dimanfaatkan untuk mendorong PT DI mengembangkan Helikopter Serang . Kalau ada kemauan, usaha pasti PT DI mampu menghasilkan helicopter serang yang mumpuni, pemerintah juga musti ikut melindungi pengembangan helicopter serang PT DI. Jangan sampai kasus N250 terulang lagi, sangat menyakitkan klo sampai terulang. Berkaca pada Industri Militer Turki yang sukses memproduksi heli serangnya sendiri TAI/AgustaWestland T129 , dan sekarang telah masuk dalam tahap produksi missal untuk kebutuhan militer Turki sendiri.

Sehebat apapun kekuatan Alutsista/persenjataan militer suatu Negara bila ternyata semuanya masih import, hampir tak ada satupun buatan dalam negeri nya sendiri, maka kekuatan Militer Negara tersebut belum hebat luar dalam, hanya permukaannya saja ! ini pendapat pribadi ane.  At least, Majulah TNI dan Industri militer nasional !!

Iklan

29 thoughts on “Pilih Attack Helicopter atau Utility Helicopter?

    • Sujud syukur saya ucapkan kepada ALLAH SWT dan saya sekeluarga sangat berterimakasih banyak kepada (PAK MANDALA ) atas bantuannya saya bisa menang togel dan nomor ghoib yang diberikan BAPAK alhamdulillah BENAR2 berhasil..karna sekarang ini kehidupan saya jauh lebih baik dari sebelumnya dan semua utang2 saya sudah pada lunas semua,,! jika anda mau bukti bukan rekayasa silahkan hubungi PAK MANDALA di (0_8_2_3_4_8_9_8_5_7_1_4) ini lah kisah nyata dari saya

      Balas
  1. mending bikin sendiri,mo di pake buat apa aja kan ga ada yg bakal menginterveresi,tull ga
    contoh aja iran yg kemaren udah bikin stealth (meskipun yg di pajang cuma mockup)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s