PAHIT DAN PEDIH BERSAMA AUTOVAJIN – Sebuah Catatan Pribadi

Gambar

Kembali beceloteh tentang sepak terjang ane bersama tungganan kesayangan The Autovajin, melalui tulisan ini ane ingin membuat instropeksi dan evaluasi diri sendiri atas berbagai KEBODOHAN konyol yang selalu dan terlalu sering ane lakukan. Berharap kejadian seperti ini tak lagi terulang kembali, sudah cukup rasanya melakukan tindakan konyol berulang-ulang. Berdoa dan selalu mengingat pada Sang Pencipta Allah SWT mutlak dilakukan saat berkendara kapan pun dimana pun, jauh atau dekat.  Klo ingin menjadi seorang Manusia hebat tentunya tak akan lagi terjerembab di tempat yang sama bukan?.. I hope and im pray, this the last of sad tragedy which happened to me.. Amin

Pada awal 2009, setelah ane sembuh dari sakit ‘masuk angin’ akibat terlalu penat bergelut dengan ujian PKL awal semester 6,  ane mendapat kabar gembira dari Ibu ane.. Permohonan untuk memperolah alat transportasi motor batangan di setujui, kemudian ane diperintahkan beliau untuk melakukan observasi di Dealer motor batangan incaran saat itu, Pulsar 200. Mengingat menimbang masa depan Brand produk ini yang masih misterius, pilihan jatuh pada produk batangan garpu tala, the Vixion. Ibu suka dengan desainnya, warna merah marun pun dipilih karena terlihat menawan. Seminggu kemudian motor dikirim ke rumah, itulah moment pertemuan ane pertama kali dengan motor yang langsung ane namain Autovajin (nama yang sudah ane siapin bila memiliki motor batangan). 2 Bulan berlalu, masa inreyen telah lama berlalu, ane diajak kawan2 untuk berkendara ke pantai Pangandaran Ciamis. Malang ditengah perjalanan guna bertemu dengan kawan berkendara lain yang menunggu bergabung, ane berhenti mendadak diatas gravel dalam kecepatan cukup tinggi dan braak.. ane terjatuh miring ke kiri, itulah kecelakaan perdana ane bersama Autovajin. tak ad kerusakan parah, hanya handle kopling yang bengkok.

Kecelakaan selanjutkan terjadi tak jauh dari kantor ane sendiri, setelah pekerjaan tuntas ane lanjutin dengan ber facebook kan ria hingga waktu maghrib tiba sehingga ane bergegas untuk pulang. Dengan memakai helm open face bervisor agak buram ane dibikin kaget ketika hendak berbelok ke gerbang kluar muncur secara head 2 head sebuah motor, reflek ane melakukan braking namun sialnya itu terjadi saat motor dalam keadaan agak miring karena berbelok serta kondisi jalan basah sisa hujan. Dalam hitungan detik ane jatuh tersungkur kea rah kanan, handle rem bengkok, spion baret, stang bengkok, plat nopol bengkok, footstep bengkok. Inilah kecelakan kedua yang cukup parah ane alami, untungnya tak ada luka fisik ditubuh ane. Kejadian ini terjadi pada awal 2010 silam.

Berikutnya terjadi lagi di pertengahan 2011, lagi-lagi ane melakukan tindakan bodoh. Setiap cuci motor ane selalu menyemir kedua ban motor hingga mengkilap dan tampak masih baru, seneng rasanya klo berkendara dengan kondisi ban yang terlihat baru. Setelah 500 meter lebih lepas landas, melalui jalur seperti biasa, ane hendak melakukan cornering disebuah pertigaan tanpa teringat bahwa ban motor dalam keadaan licin sehabis disemir, wal hasil saat nuking ban terangkat dari aspal, motor seketika ndlosor alus. Hasilnya, lis lampu depan lecet, handle kopling bengkok lagi, dan jam tangan sesayangan ane pinggiranny aus tergerus aspal. Belajar dari peristiwa ini, ane tidak pernah lagi ber conering didalam kota.. bahasa Turki nya ,Khapoc.

Setahun berikutnya, inilah kecelakaan terparah dan paling terkenang seumur hidup ane. Terjadi sebulan setelah ane di wisuda, diakhir bulan Januari 2012. Sedikit berkisah, Sehari sebelum kecelakaan ane mengutarakan keinginan dan rencana untuk membeli sebuah smartphone kepada kawan ane, namun jauh didalam hati dan pikirian ane merasakan akan ada sebuah peristiwa yang bakal menggagalkan ane untuk membeli smartphone. Esok pagi nya, diiringi dengan pikiran yang tak tenang karena berbagai hal seperti rencana resign dan mencari pekerjaan lain serta ane sudah terlambat masuk kerja, sebelum menstarter Autovajin ane dikejutkan dengan hembusan angin badai, menambah kegalauan hati aka nada sesuatu hal yang bakal terjadi. 10 Menit kemudian, kecelakaan yang membuat jari tengah tangan kanan ane remuk terjadi. Keresahan hati itu terjawab dengan peristiwa memilukan ini. Kecelakaan ini lagi2 terulang karena Kebodohan ane sendiri, sedang asyik mengebut karena sudah terlambat kerja ane dikagetkan dengan kemunculan bapak2 yang menyeberang jalan dengan motornya. Kaget bukan kepalang, ane reflek membanting sting ke kiri berharap masih ada celah untuk lewat, apesnya ban depan menghantap ban depan motor bapak2 tersebut, motor bergelinjang tak terkendali. Jari patah, jam tangan lepas, Bagian depan Autovajin Ancur, body samping pecah. Hal bodoh lain nya, ane tak mengklakson bapak2 tersebut karena terlalu yakin menganggap si bapak tsb hanya akan memutar balik bukan menyebrang.

Masih dengan membawa luka akibat kecelakaan 2012 silam, dimana jari ane masih wajib melakukan terapi. Lagi2 terlibat kecelakaan tunggal, yap jatuh sendiri akibat kebodohan sendiri. Pulang pas maghrib di iringi rintik gerimis hujan, ane berkendara lewat jalur pulang seperti biasa. Ditengah perjalanan perhatian ane terpancing pada sebuah kerumunan orang sehingga pandangan ane menoleh ke kerumunan tersebut, setelah berbalik memandang ke depan jalan lagi ane dikejutkan dengan sebuah mobil yang hendak belok masuk garasi rumah. Jarak yang tinggal sekitar 4 meter membuat tubuh reflek mengerem sekuatnya, meski moto terhenti dan tak menabrak buritan mobil tapi braking mendadak tadi membuat roda ban terkunci , autovajin ndlosor lembut bersama ane. Meski lembut ,tapi kerusakan membuat rajawali bengkok, dan  yang bikin ngilu. Stang pulsar 200 yang baru 4 bulan dinikmati harus dilengserkan diganti standart lagi karena bengkok.

Konklusi dari 5 kecelakaan Bodoh yang ane alami adalah penyebab kecelakan rata2 terjadi karena rasa kaget dan kurang sigapnya dari ane sendiri.  Meski setiap hari ane berupaya meningkatkan riding skill, keahlian berkendara, melawan obstacle, meningkatkan disiplin berlalu lintas namun faktnya masih banyak lubang dalam cara berkendara ane terutama teknik braking late nya yang ane rasa masih ancur abis. Hikmah dari kejadian ini mengharuskan ane untuk selalu dan selalu waspada, berdoa dan tak lagi berkendara cepat tanpa konsentrasi kuat. Terbesit keinginan untuk mengganti Autovajin karena udah 5 kali mengalami musibah, namun urung ane lakukan karena selain faktor pertimbangan kebutuhan primer, ane udah kadung sayang dengan tungganan ini dan lagi ane udah berencana untuk membuat menjadi sosok naked sport Autovajin menjadi Supermoto yang ane idamkan.

Meski Autovajin udah sering ane bikin babak belur, tapi ane tetap wajib Move On untuk terus menjaganya.. Keep Waspada dan Rajin Berdoa saat berkendara.

Iklan

14 thoughts on “PAHIT DAN PEDIH BERSAMA AUTOVAJIN – Sebuah Catatan Pribadi

  1. kenangan kelam masih diingat-ingat aja Bro, kalau ane sih udah ngga ingat udah berapa kali jatuh.

    kecelakan yang paling parah sm motor yang sekarang sih, pernah nabrak motor lain, karena ane buru-buru & kurang waspada, sampai leher knalpotku penyok 😀

    kalau dlosor karena rem mendadak di tikungan karena kaget mah sering sampai headlampnya baret kanan kiri, tapi ngga diganti. kalau ngga salah juga, udah ganti cover speedo 2 kali :mrgreen;

    tapi Alhamdulillah akhir2 ini udah ngga pernah jatuh lagi, moga seterusnya jangan deh, hehe

    Balas
    • hehehe.. maklum bro, saking sayangnya ama autovajin :).. rusak dikit aj rasanya g tenang.

      siip. smg kita semua selalu dlm perlindunganNYA bro. amin

      Balas
  2. Alhamdulillah aku pribadi belum pernah ngalami kecelakaan parah, paling jatuh saat pertama kali nyetir dan baru punya motor sendiri.
    (krn aku cewek cukup Revo 110 aj- yang alhamdulillah bulan ini sudah menjadi milikku sepenuhnya)
    Mas Bro rekornya lumayan banyak juga, moga kedepannya tidak terjadi lagi ya…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s