Tragedi Penembakan Polisi, Sebuah Operasi Intelejen ?

 police

Minna san,

Lagi2 publik tanah air dikejutkan dengan kasus kejahatan sensasional berupa penembakan kepada anggota kepolisian yakni Aipda Anumerta Sukardi dan Briptu Ruslan, sebelumnya 4 anggota polri telah menjadi korban penembakan misterius. Sungguh terlalu lugu bin polos kalo kasus ini selalu dikaitkan dengan tindakan terorisme atau sebuah kriminal murni mengingatkan cara ekseskusinya begitu taktis dan profesional alias sangat terlatih. Susah dibayangkan klo pelakunya hanya perampok, penjambret, preman, atau teroris newbie melakukan tindakan “sehalus” ini, apalagi lokasi penembakan, timing dan sebagainya seolah dilakukan oleh pelaku yang sama. Hingga kini pun pelaku lama yang telah menembak ke empat polisi belum juga ditemukan atau diungkap proses penyeledikannya oleh Mabes Polri, entah apa yang terjadi, bisa pula Polri telah melacak dan berhasil mengetahui pelakunya tapi karena pelaku adalah suruhan sebuah kekuatan besar maka pengungkapan kasus ini pun terlihat pincang sehingga muncul istilah Pelakunya diketahui tapi tak mungkin ditangkap.

Kredibilitas, wibawa dan profesionalisme Polri yang sedang dalam kondisi raport merah sekarang ini kembali diuji dengan tragedi penembakan ini, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kepolisian bisa makin luntur kalo untuk melindungi anggotanya sendiri kurang mampu bagaimanan dengan masyarakat sipil biasa? Halo, Apa yang sedang terjadi di Republik ini?? Pendapat ane pribadi kasus penembakan ini merupakan bagian dari pengalihan perhatian publik terhadapa beberapa kasus tertentu seperti yang sudah2, semua media ramai2 memblowup berita ini, entah ada hubungannya ato tidak tapi kejadian tentang Aktor Hollywood papan atas Om Horrison Ford “bertengkar” dengan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan karena Pak Menteri tersinggung dengan ulah tidak sopan Harrison Ford yang katanya menginjak injak meja menteri kehutanan (Berita baca disini) tidak jadi bulan bulanan media massa tanah air, terlepas dari ketidak berdayaan kementrian kehutanan dalam mencegah deforestasi hutan di nusantara, tindakan Om Harrison terhadap seorang pejabat tinggi negara jelas sangat melecehkan. Jadi secara “Konspirasionalnya” kasus penembakan polisi dijadikan upaya untuk mengalihkan perhatian publik (Baca disini) sehingga kejadian penghinaan yang dilakukan sang Aktor hollywood bisa ditutupi. Penembakan anggota polisi dipastikan tak ada keuntungan materinya, melainkan sudah jelas2 ini adalah perang psikilogis (Psychology Attack) dan merupakan bentuk penyerangan Asimetris (Asymetric Warfare) dengan tujuan politis atau untuk kepentingan pengalihan isu seperti tertulis sebelumnya. Selain itu ada indikasi si pelaku seolah olah berupaya mengelabui polisi bahwa kejadian ini merupakan kriminal Curanmor biasa ato tindakan terorisme, terlalu janggal dan aneh klo langsung menjudge ini hanyalah kriminal murni ato terorisme.

At least, kini kejadian layaknya di film2 action, sang kriminal terlatih berani menantang lembaga kepolisian dengan menghabisi anggotanya satu persatu tertampang nyata di negeri ini, Polri harus bergerak, bertindak dengan cara yang efektif, cerdas dan elegan. Semoga kejadian ini menjadi Turning Point bagi kepolisian untuk berubah total, berubah menjadi lebih baik, menjadi benar2 lembaga yang mengayomi masyarakat, menjaga ketertiban dan keamanan, serta menjadi contoh teladan bagi masyarakat umum.

kita semua memang diciptakan berbeda, namun jangan lupa, ketika meminta rahmat Tuhan, kita diciptakan setara ~ Vladimir Putin

12 pemikiran pada “Tragedi Penembakan Polisi, Sebuah Operasi Intelejen ?

  1. Wah kalau penjahat udah gak takut sama polisi
    gimana jadinya rakyat sipil kayak kita
    mosok diperlukan Saras 008 sama Bima Satria Garuda sungguhan hehehe

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s