Sejarah dan Suka Duka memakai Jam Tangan

rsz_jamtangan

Minna san,

Cukup lama ane memendam ide tentang jam tangan yang telah lama membumbui perjalanan hidup ane, Topik tentang jam tangan akhirnya ane sempatkan untuk di tulis dalam blog sebagai sebuah diary pribadi yang ane anggap penuh kenangan. Ane mulai mengenal dan memakai jam tangan setelah lulus dari Taman kanak-kanak, saat itu jam tangan yang menarik perhatian anak-anak adalah jam tangan yang memiliki cover berbentuk tokoh superhero (Batman, Superman, dll) atau jam tangan yang bermotif kartun (Ingat jam tangan Dora the Explorer di Ironman 3 ?), klo nda salah ane pernah memakai 2 jam tangan tipe ini. Masa operasional jam anak-anak ini termasuk sangat singkat, hanya sampai kelas 2 SD, dari kelas ini hingga kelas 5 SD ane tak memakai jam tangan lagi.

Di kelas 5 SD taste ane soal jam tangan mulai berkembang dan berubah drastis, mulai menyukai jam tangan dewasa berdesain elegan. Sebuah jam tangan merk Camel terbeli juga, gabungan dari deposito ane di celengan dan investasi dari orang tua, diantara jam tangan ane yang miliki, nantinya jam tangan camel inilah yang paling bersejarah sekaligus bermasalah bagi hidup ane ^^. Hingga kini fungsi dasar jam tangan sebagai penunjuk waktu mobile hanya digunakan ane 10% saja, sisanya jam tangan lebih diterapkan sebagai penghias pergelangan tangan, rasanya agak kurang sreg bila tak memakai jam tangan saat berpergian.

Berikut daftar Jam Tangan yang pernah ane miliki dan yang diketahui merk nya (ada beberapa Jam tangan yang sudah lenyap fisik dan merk nya), dimulai dari Jam Tangan pertama hingga yang masih eksis saat ini :

1. Jam Tangan Kartun (First Watch, masa operasional : Klas 1 – 2 SD)

Hmm.. tak ada kenangan, semua nya terasa biasa saja, tak kuat harus mengingat belasan tahun kebelakang.

2. Jam Tangan Camel (masa operasional : Klas 5 SD – 3 SMP)

Kenapa paling memorable? Inilah jam tangan keren pertama yang ane miliki, seneng banget saat itu, desain nya ane anggap terasa wah. Sisi jeleknya, gara2 memakai jam tangan ini, ane selalu kesandung sial. Dimulai dari distrap guru, gagal ulangan, telat, dsb. Di kelas 3 SMP ane memutuskan untuk mempensiunkan jam ini, gak minat lagi memakainya karena efek sial yang ditimbulkannya.

3. Jam Tangan Gshock Abal-abal ( masa operasional : klas 1 SMP – 2 SMP)

Nothing special, its just Gshock replica.. Dimasa ini, produk2 GShock tengah digandrungi banyak orang, popular banget. Sampai2 banyak versi kw yang bermunculan.  Gshock abal-abal ini adalah pemberian dari saudara ane.

4. Jam Tangan Bvlgari Kw 1,5 ( Klas 2 SMP – Semester 3 Kuliah)

Cukup berkesan karena merupakan Hadiah Ulang Tahun dari Bapak ane, modelnya elegan dan makin bangga ketika di tv melihat ada jenderal TNI AL yang memakai jam tangan serupa (tentunya bvlgari yang ori :-D). Sayang di semester 3 jam ini rusak, dibawa ke tukang service katanya jeroannya rusak, apes tak dapat di perbaiki lagi.

5. Jam Tangan Tag Hauer Kw3 dan kw4 (Semester 4 – 7)

Ane beli di pedagang dan service jam di pinggir jalan, sesuai dengan dompet mahasiswa, ane tebus seharga 30 rb an. Dalam hitungan minggu, beberapa bagiannya terkelupas.

6. Jam Tangan Swiss Army Kw5 (Semester 8 – Kerja)

Jam kw banget yang ane tebus dengan harga overprice, desainnya langsung bikin ane jatuh cinta. Hingga kini jam ini masih dalam kondisi sehat meski baterainya abis ><.

7. Jam Tangan Ohsen Blue Sports (Semester 8 – kerja)

Dibeli sewaktu ketagihan belanja online di kaskus, sebetulnya gak terlalu antusias membelinya tapi kadung udah sempat pesen gak enak klo dibatalin. Umur pakainya sekitar 1 tahun sebelum hilang di tempat wudlu sebuah masjid saat ane mau menunaikan Sholat Maghrib.

8. Jam Tangan Casio  (lulus kuliah – present)

Karena belum di ijinkan membeli varian Gshock original, Casio W213 ini jadi pilihan utama karena harganya yang terjangkau banget, meski terlalu minimalis ketika melingkar di tangan tetapi warna birunya terlihat keren dimata ane.

Sebelum membeli jam tangan camel, sebenarnya waktu itu ane sangat ingin memiliki jam tangan casio model calculator yang dimiliki oleh kakak sepupu ane. Sayang, harga casio kalkulator yang masih sangat jauh dari daya beli usia anak2 SD mengurungkan niat ane untuk memilikinya. Zaman terus berubah, kini rasanya klo tetap memakai jam tangan kalkulator bisa dianggap oldest banget apalagi ditengah era Jam Tangan Smartphone sekarang ini.

Iklan

20 thoughts on “Sejarah dan Suka Duka memakai Jam Tangan

  1. “rasanya agak kurang sreg bila tak memakai jam tangan saat berpergian” >> bener banget nih…

    meskipun cewek, saya lebih suka pake jam tangan cowok yang gede itu, agak nggak matching sebenarnya kalau lagi pake rok atau dress feminim gitu 😀

    jam tangan yang lagi dipake seragaman ma kakak cowok. Kalau si adek malah koleksi jam tangan banyak banget, lumayan lah pas pengen ganti tinggal bajak 1 buat dipake 😀

    Balas
  2. dulu naksir sama jam tangan Swiss Army, keren bang 😀
    tapi harganya juga keren
    Rp 4Juta hahahaha.

    btw, waktu kelas 2 SMP kak Gogo pake 3 jam tangan sekaligus kah? :mrgreen:

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s