Cara asyik biar yang Golput nggak jadi Golput

Election

Banyak pihak yang memproyeksikan kalau Pemilu 2014 nanti akan diwarnai banjir Golput, sebagian besar golongan ini berada pada masyarakat menengah ke atas. Bisa ditebak penyebab hujan Golput ini kian deras, hamper semua media memberitakan hal negative tentang para pejabat Negara, politikus dan sebangsanya. Mereka yang seharusnya menjadi teladan masyarakat justru melakukan hal yang sebaliknya, meski masih banyak pejabat yang bergerak lurus tetapi imagenya sudah kadung dikotori oleh pejabat yang bergerak nikang nikung. Wajar bila masyarakat banyak yang menjadi Golongan Putih karena sudah sangat apatis, ragu, kehilangan kepercayaan dan sebagainya terhadap para penyelenggara negeri ini.

menurut KPU bila terjadi Golput yang menyedot lebih dari 50% suara, maka Pemilu terpaksa harus dilakukan ulang, selain menguras waktu, tenaga dan biaya, suara-suara tak terpakai dari para Golputer ini juga rawan disalahgunakan oleh pihak tertentu yang berambisi meraih kemenangan dengan segala teknik. Dilematis memang klo kita dihadapkan pada pilihan absurd, milih gak pengin milih, gak milih harus milih. Ketimbang terjadi drama demikian mending bagi para Golputer tetap mengirimkan suaranya namun dengan cara yang lebih elegan, menawan, dan asyik. Selain menghilangkan perasaan jenuh dan males kala membuka lembaran kertas coblosan juga turut menghindari adanya resiko bila Golput terjadi diambang batas. Apa saja cara itu? Berikut beberapa ide yang sepertinya asyik dilakukan pas nyoblos :

1. Menjadi Photo Editor atau Seniman dadakan

Sebelum pergi ke TPS, bawalah seperangkat atau beberapa unit spidol/pulpen warna. Pilih Calon yang menurut anda cocok untuk diimprovisasi menjadi karya seni yang menawan dengan alat pewarna yang dibawa tadi. Jangan kelamaan biar ga bikin curiga panitia, dan jangan lupa setelah finish, Calon tersebut anda coblos sesuka hati.

2. Pilihlah calon yang minimal bergelar Profesor atau diatasnya

Calon yang memiliki gelar professor ke atas tentu merupakan sosok yang sangat ahli, cerdas, pengalaman segudang dan kelebihan lainnya. Calon dengan gelar professor biasanya sering dijadikan panutan atau mentor. Tak sayang rasanya memberikan suara pada Calon yang memiliki pencapaian cemerlang dibidang akademik / ilmiah.

3. Pilihlah Calon yang menurut anda paling gak terkenal

Gunakan feeling dan intuisi untuk menentukan mana sekiranya Calon yang paling gak terkenal menurut anda. Biasanya Calon seperti ini, sangat sedikit membelanjakan rupiah untuk kepentingan politisnya, atau memang Calon ini benar benar tak mengandalkan uang sama sekali. Bila benar, Calon seperti ini patus diapresiasi.

4. Pilihlah Calon yang meraih penghargaan Kick Andy Heroes

Kick Andy adalah program yang sangat menawan sekaligus menginspirasi, banyak Calon2 hebat dari berbagai penjuru tanah air yang diekspose nya agar dapat diketahui oleh masyarakat banyak. Saya percaya kalau Kick Andy Heroes tidak sembarangan dalam menominasikan dan memberikan penghargaan. Bila orang itu menang award, berarti orang itu memang hebat dan layak mendapatkannya. Calon seperti ini direkomendasikan untuk kita pilih.

5. Nyoblos dengan gunting

Bosan nyoblos dengan paku atau alat tusuk, cobalah memakai gunting. Dengan alat ini bentuk lubang coblosan tak monoton lagi, kita bisa secara devariatif membentuk pola lubang dengan bentuk bintang, segitiga, trapesium, zig zag dan sebagainya. Ingat jangan sampai ketahuan oleh panitia.

Least, demikian beberapa opsi yang menurut saya layak dicoba untuk menghindari golput. Banyaknya peserta pemilu khususnya Pemilu Calon Legislatif saat membuka kertas coblosan, bak disuguhkan pemandangan seperti membuka Koran Spanyol berbahasa Kanji. Blank ! Golput bisa jadi hasil akhirnya.  So, tetap Move On menggunakan suara anda, tapi usahakan jangan sampai terjerembab dalam memilih Calon.

Selamat menyosong pemilu 2014, semoga kita mendapat Pemimpin yang di Idamkan.

Iklan

16 thoughts on “Cara asyik biar yang Golput nggak jadi Golput

  1. saya baru ingat, sejak cukup umur & punya hak suara, saya belum pernah ikut pemilu atau pemilukada. bisa dicoba tuh tipsmu Mas, buat pengalaman pertama, hihihi :mrgreen:

    Balas
  2. Belajar menentukan sikap dalam situasi yang dianggap tidak menyenangkan, yaitu minimal tidak menjadi golput, karena hidup ini selalu diwarnai dengan pilihan. Dalam sebuah sistem, golput bukanlah pilihan yang bijak karena sejatinya tidak akan merubah apa-apa.

    Balas
  3. Kalo ane pilih yang cara ke 3……..(terpaksa ga ada pilihan lain)…karena kalau kita jadi GOLPUT..itu menyalahi aturan sebagai Warga Negara Yang Baik….karena belum ada wacana pengakuan hak suara untuk Golput…..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s