Apes nya Nonton Avenger Age of Ultron

Avengers-Age-of-Ultron

Sebuah tanda bisa jadi merupakan kehendak Tuhan untuk mengingatkan umatnya agar tidak salah melangkah atau menghentikan untuk melakukan sesuatu yang nantinya berakibat negatif, tanda ini muncul secara beriringan tatkala ane tengah mempersiapkan diri menyaksikan salah satu franchise beken film superhero, Avenger: Age of Ulton. Mengenai filmnya sendiri ane akhirnya tersadar bahwa peringatan dari Tuhan tersebut sangat benar adanya bahkan sangat benar sekali… Thx Gods. U always my Savior.. ,setelah menyaksikan filmnya dengan ending mulut menguap ane memutuskan bahwa Age of Ultron justru lebih nikmat disaksikan dalam format Bluray Gratisan bersama mekbuk jadul ane dirumah terhangat. Semua keasyikan yang telah terjalin maknyuss dalam film superhero marvel sebelumnya di The Avenger, Ironman 3, Thor : The Dark World, dan Captain America : Winter Soldier malah retak seretak retaknya.

Kembali ke masalah tanda dari Tuhan, sedikit bercurhat, ada dua rangkaian kejadian yang ane anggap sebagai pertanda dari ilahi, pertama, sekitar sejam sebelum waktu pemutaran film, terjadi peristiwa memilukan, ban belakang tunggangan tercinta mengalami bocor yang kesekian kalinya. Setelah 15 menit berusaha memindai dan melacak , ane berhasil menemukan lokasi tukang tambal ban yang masih operasional. Kemudian yang kedua, Setengah jam sebelum waktu tayang, ane akhirnya dapat duduk dengan nyaman diruang tunggu sambil menikmati secangkir snack, menanti dengan dingin pintu studio terbuka oleh petugas bioskop. 10 menit menjelang touchdown perasaan aneh muncul, pintu studio 1 belum juga terbuka, dan benar saja, sekonyong konyong muncul informasi bahwa studio 1 tak dapat digunakan karena gangguan teknis, dan pemutaran Age of Ultron di pindah ke Studio 2 dan 2.. ZZZZthhh##?(^& ,wessh.. seumur umur baru ngalami beginian, pengalaman perdana nih, mantabs.

Kembali ke sang film, dari sinopsis dan trailer yang telah ane bayangkan, Age of Ultron menawaran kengerian dan kekacauan dunia akibat kemunculan Ultron, nyatanya Ultron ternyata villain medioker yang hanya begitu saja. Mirip kasusnya the Mandarin di Ironman 3, gaungnya ga sesuai dengan realitas di filmnya. Di unsur cerita, Age of Ultron ane anggap tak ada inovasi yang menyegarkan, cerita, alur dan interaksi tokohnya tak sesegar di instalment pertamanya. Sempilan komedinya kurang nampol, praktis Age of Ultron tetap mengandalkan adegan aksinya yang lumayan spektakuler khususnya kemunculan HulkBuster, serta dari sekain hal yang ada, ane lebih percaya bahwa Age of Ultron adalah panggung utama bagi hubungan intens sang Hulk dan Black widows. Kekecewaan lainnya, Avenger Age of Ultron yang ane harapkan dapat menjadi pintu pondasi bagi movie selanjutnya, Civil Wars tak terbukti. Tak ada intrik-intrik, kasus, konspirasi dan perbedaan yang dapat menjadi celah bagi terbukanya medan perang baru sesama superhero.

At least, konsistensi ataupun pengembangan yang lebih baik terkadang sulit dicapai meski semuanya telah dipersiapkan dan diniati dengan matang diatas meja, begitu dimasak ternyata citra rasanya berubah, lebih rendah dari masakan sebelumnya. Hal yang wajar, sehingga sang cheff akan terpacu untuk memperbaiknya dikemudian hari.. lembaran baru masih tetap tersedia selama bukunya masih ada.

Skor : 3.5 / 5 ~ Recomended untuk mengisi waktu luang..

Iklan

18 thoughts on “Apes nya Nonton Avenger Age of Ultron

  1. Hmm padahal kalo liat trailernya wuihh… mantap banget!
    tapi ternyata cuma begitu ya?? Mungkin kalo konfliknya diperluas bakal susah menggarapnya apalagi ada kendala durasi waktu yaa kalo pnonton bisa duduk sampai 5 jam mungkin bisa tergarap. :p wkwk
    Soal konflik lain, intrik-intrik dan konspirasi menuju seri civil war mungkin bakal dibuat singkat di film selanjutnya jadi bisa langsung clear satu film. -_- dan gue gak berharap civil war dicicil jadi dua seri, kayak breaking don aja! :p wkwk

    Balas
    • Klo mnrt ane mngkin bkn soal durasi y, tp bobot pnggrapanny yg terasa datar.. ‘gitu doank’, g ad surprise bg pntnny, g ad yg bru. Kmnculan tkoh bru terasa biasa.. alurny mdh ktbk bgt, unsur dramatisny kering..

      Balas
  2. Sedikit ‘flat’ yah mas?
    Belum nonton sih gw..
    Sebenernya mau nonton buat digabungin dgn cerita besar ttg misteri ‘Infinite Gems/Stones’ itu sendiri, apalagi dari 6 Infinity Gems kan baru 3 yg ketauan
    Tp kemudian sedikit terasa kecewa dari Capt.America: Winter Soldier (ada perasaan ‘something missing’ dr film ini tp ga tau apa), padahal menurut gw film2 Marvel Series sebelumnya udah bikin penasaran dan menurut gw pribadi udah turut membangun cerita besarnya terutama buat Thor 2 sama guardian of the galaxy yg menurut gw malah sukses dr segi cerita sama karakter dr Loki.
    Tp stlah Winter Soldier yg terasa agak biasa (namun kebantu teaser buat Avengers 2 krn kemunculan quicksilver sama witchcraft). Keinginan gw buat nonton jadi agak surut sih..

    Tapi thanks buat review singkatnya sebagai sesama penikmat film.. Doain aja ada hasrat buat nontonnya ada lagi.. Hehehehe
    Thanks once Again

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s