Keajaiban Curug Nangga dan Keramahan Penduduk Desa Petahunan

nangga

Siapa yang tak mengenal Curug, sebuah karya alam yang begitu menawan untuk tampil dalam memori mata dan jepretan lensa, Curug dalam bahasa local (Jawa/Banyumas) berarti Cascade, Air terjun atau Waterfall. Pada awal tahun 2015 lalu, masyarakat disekitar Kerajaan Banyumas, Ibukota Purwokerto City dan bahkan penjuru nusantara atau internasional marak memperbincangkan satu lagi buah karya keagungan Tuhan di sebuah desa terpencil ,Asri dan nggunung bernama Desa Petahunan, perfektur Pekuncen, Ajibarang, Banyumas.

Curug tersebut bernama Nangga, yang secara ngapaklogis berarti ber-tangga, memiliki undakan/anak tangga. Sesuai namanya, Curug Nangga memiliki air terjun bertingkat, tepatnya berjumlah 7 tingkatan. Mendengar namanya, seakan Curug Nangga bagian dari keindahan taman Babylon di Kahyangan sana, 7 (tujuh) tingkat, sulit membayangkannya tanpa menautkannya dengan bayangan alam Surga. Aneh, Unik dan Paradoksnya, Curug Nangga adalah Keajaiban Alam yang seharusnya sudah terbentuk ribuan/jutaan tahun silam, kenapa baru sekarang ditemukan ?? Hal inilah yang salah satu faktor bagi saya untuk segera menelusuri Curug Nangga dengan kepala mata sendiri.

Baca lebih lanjut

Iklan

Eksotisme Menganti Beach, Hawai-nya Kebumen ?

mengantimaps

Well, baru sempet bikin artikel tentang liburan singkat minggu lalu kesebuah pantai yang masih belum terlalu ter-ekspos oleh khalayak luar. Pantai yang bernama Menganti ini memang menyimpan keindahan yang masih alami, terletak diantara Pantai Ayah dan Pantai Karang Bolong(cmiiw), kesemuanya masih berada dalam satu kabupaten Kebumen Jawa tengah. Mini trip ini berawal dari kisah seseorang yang menceritakan keindahan pantai ini, dan disana terdapat sebuah Mercusuar yang awalnya ane kira bentuknya sama dengan mercusuar model klassik difilm2 yang bagian dalamnya bisa dimasuki.

Baca lebih lanjut

Beda antara Liburan, Bekpeker dan Nekad

santai

santai

All hands, bagi semua orang bertamasya alias berliburan memang menyenangkan. selain sebagai penghilang stress, sarana mengakrabkan, mengisi waktu  tapi juga merupakan salah satu hobi tersendiri. Nah, cara dan tujuan berliburan bagi setiap orang pasti berbeda-beda termasuk jenisnya. ada yang suka pake pemandu, sendirian, rombongan, pake motor, jalan kaki, dan sebagainya. Baca lebih lanjut

DAFTAR TRAVEL AGEN DI PURWOKERTO

Yup, bagi anda yang sering bepergian baik warga kota purwokerto atau yang sering ke Purwokerto pasti membutuhkan informasi armada transportasi yang ada. Informasi tentang travel belum tentu diketahui oleh warga Purwokerto sendiri apalagi Pendatang, oke langsung aj..

  1. Indra Persada Travel, Melayani Purwokerto, Semarang, Pekalongan Jl. Ovis 26 (0281) 640607
  2. Jaya Mandiri Travel Melayani Cilacap – Jl. Pahlawan Tanjung (0281) 622048
  3. Karunia Travel Semarang, Jakarta, dll – Jl. Dr. Suparno 18A (Depan SMEA Negeri) (0281) 639234 / 7601701
  4. Mitra Travel Semarang dll. Jl. Jend. Soedirman 205 (0281) 641037,641711
  5. Rajawali Putra & Diana Travel Bogor, Jl. Let Kol Isdiman Gg II 5A (0281) 6374444
  6. Cobra Pake, Melayani juga titipan kilat. Jl. Kol. Sugiono No. 18 0281 – 633527
  7. Hanny Jaya Travel, Semarang, Bandung Telp. 0281-7646777,7650999
  8. Maju Jaya Travel, Semarang, Bandung dll Jl. Jend. Suprapto Gg IV No. 4 0281 – 638444, 633475, 7613500
  9. Satria Jl. Raya Karangpucung 624666
  10. Camar Putera Travel, Melayani Jurusan jakata – Jl. Gerilya Raya 729 (0281) 609566
  11. Celebrity Travel, Melayani Jakarta PP Jl. RA Wiraatmadja 29 (0281) 636830 / 626164
  12. Dragon Jaya Expres, Melayani Jurusan Jakarta – (0281) 64166 / 6351115.
  13. Erny Travel, Melayani Jurusan Bogor Jl. Gerilya Barat 748 (0281) 624967
  14. Tri Kusuma Travel, Semarang, Jakarta Jl. Let Kol Isdiman 8 (0281) 635358, 635874
  15. Bintang Wijaya, Semarang dll. Jl. Overste Isdiman, 635340
  16. Panca Jaya Jl. Raya Kedungwringin 632308
  17. Pamitran Travel Rute Bandung – Purwokerto PP. Jl. DI Panjaitan, 0281 635898
  18. Srikandi Travel Rute Bandung – Purwokerto. Jl. Jend. Sudirman 617, 637721
  19. Rahayu Sawangan Rute Bandung – Purwokerto. 0281 637607
  20. Surya Wisata Buana T&T Kompl. Satria Plaza No. 2A 638896
  21. Karisma T&T Kompl. Satria Plaza Blok A Lt. 2 No. 1 633 322 Fax. 633320
  22. Dayakerta T&T Jl. KH.M. Syafei Blok F/4 Kebon Dalem, 631597
  23. Rudiant Tour Jl. Jend. Sudirrman Timur, 626005
  24. Mila Travel Jl. KH Wahid Hasyim 2 638662
  25. Andes Tour Jl. Gerilya Barat, 636995
  26. Nusantara T&T Kompl. Satria Plaza Blk. B-C/6 640881
  27. Panca Berlian Travel. Jl. HR. Bunyamin P1/3 (Apotik Aprilia) Limas Agung. (0281) 641612 /agen rumah : (0281) 642756.
  28. Cipaganti Travel. Jl. Mayjen Sutoyo 20.Purwokerto – Jawa Tengah. Tlp. 0281. 927 7778 / 914 9788

Taksi Purwokerto :

Taksi Kobata 0281 642440/642441

Taksi Satria 0281 7668400

Bus Purwokerto :

PO. Nusantara (Bis Cepat Eksekutif) 024-3520524

PO. Efisiensi http://efisiensi-online.com/  0281 – 628040

PO. Bis Cepat Budiman, kantor Pusat (0265) 339854

Semoga bermanfaat, selamat bepergian..

7 Alasan Mengapa Melakukan Perjalanan dengan Anak

travel-with-kids

Sementara hidup, bekerja dan bersekolah dapat digabungkan mejadi sebuah kebersamaan, menjauh dari rutinitas tersebut dapat menjadikan keluarga sebagai sebuah team bagi keluarga anda. Anda bersama-sama dalam perahu, kapal, kereta, mobil, tenda dan menegosiasikan semua kebutuhan dalam perjalanan tersebut merupakan peluang menemui cara baru untuk saling mengenal diantara keluarga anda.

Travelling-with-your-Kids3
Berikut terdapat 7 alasan mengapa anda melakukan perjalanan / travelling bersama anak anda itu merupakan ide yang cerdas :

1. Mereka akan melihat berbagai macam hal di dunia nyata.

Gambar berikut film pada televisi dan internet dapat menimbulkan ide pada anak. Tetapi tidak akan memberikan pengaruh yang banyak terhadap anak-anak jika hanya melihatnya dari media tersebut . Kita tentunya tidak akan memahami seberapa besarnya Candi Borobudur jika kita tidak mengunjungi langsung ke lokasi tersebut.
Bahkan jika anak anda melihat objek dengan tidak berkata sesuatu, mereka akan mengenang perjalanan tersebut sewaktu anda mengajaknya kesana. Dan ketika mereka tumbuh besar mereka akan mengingat / mengenangnya dengan penuh harapan.

2. Akan memelihara dan merawat keutuhan cinta dalam keluarga.

Ketika di rumah anda terjebak dalam rutinitas. Kebiasaan bekerja dan sekolah dapat meredupkan indera perasaan dan interaksi dalam keluarga, dan juga memungkinkan menimbulkan karat pada diri anda dan keluarga yaitu ketika anda tidak merasa ingin tahu mengenai diri anda dan keluarga.
Dalam sebuah artikel di National Geographic, memperkenalkan bagaimana aktivitas berbagi novel dapat menjadikan cinta itu lebih hidup dan lebih segar.
Artikel tersebut mengenai cinta romantis, perasaan yang di eksplorasi dan berubah-ubah juga dapat di bagi bersama-anak anda sehingga membuat semuanya menjadi lebih dekat.
Sirami kasih untuk keluarga anda dengan berbagi pengalaman baru.

3. Perjalanan akan menawarkan suatu jawaban baru bagi pertanyaan, “mengapa?”

Apakah anda tidak ingin mengetahui jawaban untuk sebuah pertanyaan mengapa pada suku badui dalam sangat tidak ingin bersosialisasi dengan dunia luar, dan mengapa alat elektronik seperti halnya Handphone itu dilarang untuk di pergunakan di area tersebut?
Merangsang rasa keingintahuan pada anak anda juga dapat merangsang keingintahuan anda.

4. Anda akan belajar mengenai memahami satu sama lain.

Anda sepertinya mengenal anak anda lebih baik di bandingkan dengan lainnya. Tetapi tidak kah anda akan merasa terkejut ketika anak lelaki ikut menggoyangkan badannya bersama para penari Reog Ponorogo dibandingkan dengan penari “breakdance”.
Akankah rasa keingintahuan anda terhadap putri anda, bahwa dia akan tersinggung ketika anda memperhatikan dia tidak memilah-milah masakan daerah yang tercampur dengan serangga.
Menjadi terbuka kepada reaksi anak-anak terhadap rangsangan baru mungkin akan mengajarkan anda kepada mereka mengenai beberapa pengembangan kepribadian (Development Personalities).

5. Perjalanan / traveling akan menawarkan peluang keluar dari “Colokan”

Anda cemburu terhadap anak-anak anda. Mereka tidak tahu apa yang akan di gunakan untuk hal seperti ini dan itu dalam perjalanan. Mereka tidak memiliki konsep mengenai hidup tanpa televisi kabel, internet dan gadget modern.
Selain menyenangkan, perjalanan seringkali di artikan dalam pengalaman pencabutan atau sebuah penanaman, setidaknya menunggu sebuah permainan. Tidak ada cara yang lebih baik untuk tercabut dari kenyamanan modern yaitu dengan menghidupkan rasa permainan lama yang menyenangkan yang tidak ada sangkut pautnya dengan pemikiran para programmer (perekayasa gadget, internet, televisi dll).
Usir semua kartu (modern gadged) atau panggil semua peraturan dan permainan lama anda.

6. Anda akan melakukan perjalanan yang menggugah semangat.

Perjalanan merupakan salah satu cara terbaik untuk membuka pikiran anak-anak mengenai dunia nyata. Menyuapi rasa keingintahuan anak melalui perjalanan membuka kemungkinan mereka untuk mengerti bahasa lain dan cara hidup yang alami di daerah tersebut, itu semua akan menginspirasikan mereka dalam hidup saat ini maupun yang akan datang.
Ketika anak anda melihat atau menghadapi sebuah aplikasi praktis bahasa daerah yang pernah di kunjunginya, maka dia akan memberikan perhatian lebih, atau bahkan berkhayal / bermimpi mengenai hari-hari di saat dia pernah mengunjungi lokasi tersebut.

7. Mereka akan memperlajari mengenai improvisasi dan keterampilan hidup.

Ketika anak anda melihat anda sedang menyalakan api dengan menggunakan kayu yang basah pada malam yang dingin atau memperhatikan anda bernegosiasi dengan supir taxi di bali dengan menggunakan bahasa bali yang tidak fasih. Anda telah memberikan contoh yang baik bagi anak anda.
Belajar bagaimana cara orang dewasa mencari jalan keluar dalam kondisi yang sulit adalah pelajaran yang sangat berharga bagi mereka dalam berimprovisasi dan berpikir kritis dan ini sering kali sulit di gali pada anak-anak.
Dengan memberikan contoh yang baik kepada anak anda, berarti anda telah memberikan mereka peluang untuk meningkatkan rasa kagum dan perilaku baik pada pengasuh mereka, tentunya anda sebagai orangtuanya.
Ketika anak anda memperhatikan anda berencana pindah dari rencana A ke rencana B kemudian ke rencana C hanya untuk menyediakan makan malam, putri anda akan belajar mengenai negosiasi dan kegigihan.

image.axd

sumber : kaskus.us

Kisah Manusia Ransel

aroundtheworld

Bermodal koin 60 sen, Anton Krotov mmemulai petualangan gila. saat itu pada 1991 ia yang masih berusia 15 tahun nekat menjelajahi Uni soviet yang luasnya 2/3 daratan dunia.

setiap hari ia berkeliling dari satu tempat ke tempat lain menggunakan moda transportasi tumpangan, mulai dari mobil pribadi, truk pengangkut barang ,hingga helikopter. Dua bulan bertualang, Krotov telah menyambangi 86 dari 89 provinsi di negeri komunis yang berudara beku itu.

Sukses dengan debutnya, ia melangkah ke petualangan yang lebih gila: Berkeliling dunia. Maret lalu ,lelaki muslim asal Rusia itu sampai dijakarta. Indonesia adalah negara ke 49 yang ia singgahi. Setelah itu krotov melanjutkan  muhibah ke negeri-negeri lain yang menarik hati.

Dalam pandangan awam, yang dilakukan Krotov bisa disebut sebagai tindakan gila, betap tidak? melakukan perjalanan ke tempat – tempat jauh zonder bekal memadai. modalnya cuma tekad, semangat dan keberanian. Krotov membiayai petualangannya dengan menulis buku kisah perjalanan.

Sesungguhnya orang-orang semacam Krotov banyak dijumpai dimuka bumi. Mereka sering disebut atau menyebut diri sebagai backpacker. Istilah itu berasal dari tas ransel yang digunakan untuk membawa barang dan perlengkapan mereka selama di perjalanan. Pendek kata, Backpacker adalah penyuka travelling yang berprinsip : Berjalan sejauh jauhnya, dengan biaya semurah murahnya.

Ya, Backpacker adalah seni berpetualang. Alih-alih mengeluh, mereka justru menikmati perhalanan yang berfasilitas minim itu. kesulitan-kesulitan yang terjumpai disepanjang jaan, disikapi sebagai tantangan yang harus ditaklukkan. Eko Nursanty yang seorang backpacker asal Semarang, punya pengalaman soal itu.

Dosen Fakultas Teknik Arsitektur Untag tersebut kerap pelesiran ke luar negeri dengan ongkos minimal. Santy, sapaan arab Eko Nurasanty, pernah mengunjungi Singapura, Malaysia, dan Thailand selama 12 hari hanya dengan Rp. 2,3 juta.

Pernah 10 hari berkeliling Singapura, Malaysia, dan china dengan bekal Rp 4,3 juta. Ibu ssatu anak itu juga punya pengalaman melancong empat hari di Singapura dengan modal Rp. 1,5 juta.

Tentu, Santy harus bersiasat untuk menekan pengeluaran. Demi mendapatkan tiket pesawat murah, misalnya, ia harus memesannya jauh-jauh hari. sebagai anggota komunitas travelling internasional, Santy punya kesempatan beroleh harga supermurah. Suatu ketika, penggagas “Semarang Backpacker Online Shop” itu pernah memperoleh tiket Air Asia rute Jakarta – Vietnam dengan harga Rp. 15.000 saja !

Soal Penginapa, ia memilih hostel yang bertarif murah. Memang, penginapan jenis ini tak memberikan ruang privasi, karena harus rela berbagi tempat dengan orang lain.  “satu kamar diisi 4 – 8 bed. Biasanya berupa ranjang susun. Untuk menyimpan barang disediakan locker. Kamar Mandi berada diluar. Hostel menjadi andalan para backpacker.

Sudah murah, disana kita bisa memasak dan mencuci pakaian sendiri. kelebihan lainnya ,hostel biasanya dilengkapi free internet, komputer, dan hotspot area,” kata perempuan berjilbab yang kitni menjadi duta Indonesia untuk Travelers for Traveler, komunitas pelancong internasional yang berpusat di Belanda itu.

Meski lebih banyak sukanya, Santy mengakui, selama perjalanan sering menemui hal-hal yang tak terduga. mulai dari tertahan di imigrasi, penerbangan yang terlambat, hingga dipusingkan oleh kendala bahasa. Namun sejauh ini, semua itu bisa ia atasi dengan baik. Dedengkot backpacker dan travelling dari Yogyakarta, Matatita, menuturkan ,backpacker sangat identik dengan perhalanan berbekal minim, untuk itu pelakunya harus siap secara fisik dan mental. Backpacker, kata dia, harus tahan banting, luwes beradaptasi di tempat baru, serta melatih jiwa kemandirian.

“Yang kita alamai diperjalanan dapat dimaknai secara lebih luas sebagai proses kehidupan. Karena bagi saya, backpacker adalah proses belajar hidup,” kata perempuan yang telah mengunjungi belasan negara di Asia dan Eropa itu.

Di Indonesia, fenomena backpacker muncul sekitar tahun 1980-an. Ikonnya adalah Gola Gong yang terkenal dengan tulisan-tulisan perjalanannya di sebuah majalah remaja terbitan Jakarta, Seiring berjalannya waktu, kaum backpacker kian banyak. Mereka yang awalnya bertualang sendiri-sendiri, mulai membentuk komunitas dan jejaraing, Dalam hal ini mereka memanfaatkan internet sebagai media komunikasi efektif.

www.backpacker indonesia.com, misalnya ,menjadi semacam pangkalan kaum backpacker indonesia. Selain referensi tempat wisata dalam dan luar negeri, situs ini juga menyediakan informasi mengenai pake perjalanan sekaligus hargaa tiket pesawat dan hotel murah. Tak hanya berinteraksi di dunia maya, sekali waktu para anggota juga bertemu secara nyata. Yang terbaru di ajang kopi darat 9 April lalu di Yogyakarta.

Selain itu para manusia ransel juga berinteraski melalui situs jejaraing sosial seperti Facebook dan Twitter. Berbagai halaman tentang backpacker di FB misalnya Backpacker Travel, Backpacker Murah, Backpackers, karimunjawa for Backpacker, Backpacker Magazine, Majalah info Backpacker dan Forum Backpacker Indonesia.

Memalui halaman ini, backpacker bisa berkenalan dengan pecinta bakpacker lain di penjuru dunia. Bertukar informasi, tips ,atau sekedar berbagi foto dan video juga menjadi keasyikan tersendiri sebelum merencanakan perjalanan. Sedangkan di twitter, mereka bisa follow@forumBI. Ini adalah akun Twitter resmi milik Forum Backpacker Indonesia.

Salah seorang backpacker yang memanfaatkan forum dunia maya adalah Nisa Arfianan. Perempuan 24 tahun asal Yogyakarta itu mengaku pernah melakukan perjalanan ke Singpura, Malaysia dan Thailand selama 10 hari setelah berkenalan dengan backpacker lain di internet. Saat itu, Fian sapaan Nisa Arfianan bahkan tinggal bersama penduduk lokal dikawasan Yi Shun, Singapura.

“Aku tidak terlampu khawatir dengan teman yang baru kukenal diforum dunia maya. Yang petning yakin saja.” ujar Fian.

hal serupa diugemi Annisa Srwiyanti, aktivis LSM yang mukim di Jakarta. Ia yang bergabung dengan beberapa komunitas backpacker mencoba menepis kekhawatiran yang acap muncul dalam dirinya. Belum lama ini, Annsia melakukan solo travelling ke Vietnam. Perempuan 31 tahun itu pernah kemalaman di Siem Riep. Padahal ia harus segera berangkat ke Ho Chi Minh. Dengan keyakinan seorang backpacker ,Annisa memantapkan diri menumpang bus sebanyak dua kali.

“untung saat itu ketemu backpacker lain. Dialah yang membantu menunjukkan alamat hotel yang sudah saya booking. kami sesama backpacker saling percaya,” terang Annisa yang selalu membawa peta dan kompas dalam perjalanan.

Matatita, menggarisbawahi soal kepercayaan dalam dunia manusia ransel. kepercayaan itu, kata dia, akan tumbuh pada diri backpacker yang kerap bertualang, Kesulitan yang dialami selama dalam perjalanan, dengan sendirinya akan menumbuhkan empati terhadap backpacker lain.

sumber : SuaraMerdeka, 24 April 2011 – Ekspose hal A