POWER RANGERS FOR ADULT MOVIE

3042821-poster-1280-joseph-kahn-power-rangers

Tommy (Green Ranger) dan Kimberly (Pink Ranger) dalam balutan Kostum Mature

Power Ranger untuk Dewasa?? hehe jangan ngeres dulu. Serial TV yang sangat melegenda di jagat perfilman anak-anak dekade 90-an ini diracik ulang oleh Sutradara Joseph Kahn dan produser Adi Shankar dengan bumbu kedewasaan nan ganas, sensual, brutal dan penuh kekelaman. Sebuah ide segar yang membuat fans Mighty Morphin’ Power Rangers yang kini telah dewasa menjadi sangat exited, kagum sekaligus menarik atas produksi another Version of Power Rangers ini. Film pendek berdurasi 14 menit mampu menyuguhkan atraksi dan visual efek yang luar biasa keren tiada tara, bagaimanan aksi superhero anak-anak dapat direkayasa menjadi aksi superhero sangat dewasa tersaji lengkap, ringkas dan detail. Bahkan duel ala The Raid pun ditampilkan oleh Power Ranger Hitam disini. So, Silahkan saksikan sendiri bagaimanan supernya Power Ranger versi dewasa ala Joseph Kahn ini, Theme Song ikonik Power/Ranger pun ikut di remix ulah dengan sentuhan esentrik. Tonton segera di DISINI

Baca lebih lanjut

Menanti bangkitnya Skudron 41 dan 42 TNI AU

Gambar(TU-16 Badger, mantan penghuni utama skuadron 41)

Di masa kejayaan TNI AU, skuadron 41 dan 42 adalah sarangnya para mbaurekso udara, monster-monster angkasa yang ditakui diseluruh langit Asia tenggara. Rumah bagi skuadron pesawat pembom strategis, TU-16 Badger yang dimasa itu didatangkan demi meningkat taring dalam pergelaran Operasi Trikora membebaskan Irian Barat dari kekuasaan Kerajaan Belanda. Seiring gonjang ganjing politik yang menyelebunginya, nasib dari para pembom Strategis ini berakhir tragis, umur tugasnya yang masih seusia jagung dipaksa dimatikan pada awal tahun 1970-an. Praktis setelah peristiwa muram ini, Angkatan Udara tak lagi memiliki monster udara yang sangat dibanggakan, kebijakan pemerintahan orde baru tak lagi memprioritaskan Angkatan Udara sebagai matra yang agresif dan ditakuti kawasan. Kini, dengan bergejolaknya perkembangan, situasi, konsi pertahanan dan keamanan di kawasan terkait semakin panasnya drama perlombaan senjata, gesekan perbatasan dan pelanggaran kedaulatan seperti membuka mata batin yang memaksa para petinggi Hankam Republik ini memikirkan kembali kenangan masa lampau ketika langit nusantara masih dijaga oleh sang monster udara.

Baca lebih lanjut

Sejarah Penyelamatan Kapal Selam ‘Paus Besi’ Rusia, KURSK

Gambar

The Real monster of Sea, benar benar paus besi

Pada 12 Agustus 2000, terjadi Sebuah bencana paling buruk dalam sejarah angkatan laut Federasi Rusia . Catatan kelam ini berasal dari drama kecelakaan tenggelamnya kapal selam raksasa bertenaga nuklir, Kursk di  tengah Laut Barents yang sangat dingin. Kursk mengangkut 118 awak yang sedang dalam perjalanan Return to the Base seusai mengikuti latihan militer dengan sandi Shockwave. Kapal selam dengan bobot 14.000 ton ini secara tiba tiba meluncur bebas ke dasar laut dan tergeletak tak berdaya. Para awak Kursk segera mengirim tanda SOS dengan cara mengetuk ngetuk badan kapal selam, berharap suara mereka terdengar oleh tim penyelamat. Selang 2 hari kemudian, gemuruh ketukan para awak tak lagi terdengar, derap kematian mulai mengepung seluruh penghuni Kursk.

Baca lebih lanjut

Mengenal Jet Tempur Ringan Saab JAS Gripen, Kandidat pilihan pengganti armada F-5 Tiger TNI AU

gRIPEN

Jet Tempur F-5 E/F Tiger II TNI AU mulai berdinas melindungi langit nusantara di tahun 1980 an, sebelum kehadiran jet tempur F16 A/B Fighting Falcon di jajaran TNI AU, F5 Tiger adalah tulang punggung sekaligus jet tempur andalan TNI AU. Jet tempur buatan Northop Amerika ini, mulai tiba di tanah air pada tanggal 21 April 1980 dengan varian 12 unit kursi tunggal (F-5 E) dan 4 unit kursi ganda (F-5 F). Meski Sebagian kecil masa usia operasional F-5 Tiger TNI AU sudah diperpanjang berkat upaya modernisasi jeroan dengan teknologi masa kini, akan tetapi tak ada salahnya kalau TNI masih memiliki anggaran atau diberikan anggaran lebih untuk pengadaan jet tempur baru pengganti armada F-5 Tiger yang memang secara usia sudah layak dimuseumkan. Nah andaikata TNI AU khususnya skuadron 14 tempat F-5 Tiger bernaung diberikan lampu hijau untuk menambah koleksi baru, maka salah satu Jet Tempur pengganti yang cukup potensial adalah Saab Jas 39 Gripen buatan Swedia.

Baca lebih lanjut

Waspada, Indonesia sudah ‘dikepung’ militer asing

Gambar

Minna san,

Disaat kondisi dalam negeri nasional tengah dirundung masalah tak berujung di bidang Korupsi seperti Misteriusnya akhir dari kasus BLBI, Mandegnya kasus Century, Molornya kasus hambalang, hingga hangatnya kasus SKK Migas, dibidang ekonomi juga tak kalah kelam seperti Ribetnya pengambilalihan perusahaan Inalum, Bangkrutnya Maskapai BUMN Merpati. Dibidang Hukum juga sama, seperti Kasus Hilangnya 250 batang Dinamit yang seolah di peti eskan , Kerusuhan di Lapas hingga penembakan anggota Polisi (jadi bingung, siapa sih yang menyetir negeri ini?). Berbagai masalah yang hinggap di masa kepemimpian kedua Presiden SBY ini terlihat sangat menguras energi Negara untuk lebih berkutat di dalam negeri sampai porsi perhatian untuk masalah luar negeri dan geopolitik pun seolah berkurang drastis.

Baca lebih lanjut

Sudah waktunya TNI AU memiliki pesawat AEW&C

C295AWACS

-Kasamago-

Pesawat sistem peringatan dini atau AEW&C (Airborne Early Warning and Control) sejatinya merupakan salah satu alutsista strategis yang wajib dimiliki oleh Angkatan udara negara manapun, termasuk TNI Angkatan Udara. Perkembangan jaman dan teknologi militer dunia, menuntut semua pihak Khususnya TNI perlu menyesuaikan kepemilikan alutsista yang sejaman, upaya ini sudah TNI dan pemerintah RI lakukan dengan memancang projek pengadaan alutsista modern melalui program MEF (Minimum Essential Forces). TNI AU meski sudah memiliki skuadron Sukhoi SU 27/30 sebagai sebuah senjata penyerang terasa belum lengkap apabila belum memiliki alutsista yang berperan sebagai Mata, Hidung dan Telinga. Sukhoi TNI AU yang direncanakan (atau malah sudah ada) menerima rudal AAM berkemampuan BVR (Beyond Visual Range) bakal kurang efektif secara signifikan apabila tidak didukung oleh pesawat AEW&C.

Baca lebih lanjut

Komparasi Kamen Rider G3-X vs Iron Man

Gambar

Amerika dan Jepang tercatat sebagai dua negara yang paling banyak menghasilkan tokoh superhero, Amerika punya Marvel, DC-Comics , dan Saban yang memiliki superhero terkenal seperti Superman, Batman, Spiderman, Xmen, Ironman, dst sedang Jepang punya Toei dan Tsuburaya yang dikenal sebagai produsen film2 Kamen Rider, Super Sentai dan Ultraman. Diantara supehero kedua negara ini ,ane ingi menyoroti tentang superhero yang menjadi kuat karena memakai pakaian tempur canggih atau armor, Amerika diwakili oleh Ironman sedang Jepang ane memiliih diwakili oleh Kamen Rider G3-X. Kedua karakter ini sama berkonsep manusia kaleng, menggunakan armor canggih untuk mengalahkan musuh2 yang tak bisa dilawan oleh manusia biasa.

Baca lebih lanjut