Asymmetric warfare , Idol of the modern warfare at present

HALO

About Asymmetric War

Entering the current millenniums era , the world ‘s defense and strategy has entered a new phase , that is way or art of war which called by asymmetric warfare . The openness of the world’s public about the existence of asymmetric warfare is begin revealed and sticking when the world is crowded about War On Terror projects by United States , followed by political upheaval in the Middle East and North Africa as the Arab Spring movement successful devastated many countries . Asymmetric war is one other form of modern warfare that is multi-dimensional , covering the various layers of the life sector . A way to fight that is almost invisible to the perpetrator , weapon , goals and so on .

Non- conventional war or asymmetric ( Anti – Symmetric ) is one of the side opposite of conventional warfare or symmetrical . Asymmetric manner that doesn’t rely on full military power like war symmetrical . Symmetric and Asymmetric War sometimes complement each other or work together to win a battle in a fast tempo . Asymmetric warfare today has grown and developed into a phenomenon and popular method, its called SmartPower, this method is now a weapon for the giant capitalist country who want to conquering the target countries as the main alternative, but still using Symmetrical warfare or Hard Power for various reasons and considerations.

Baca lebih lanjut

Iklan

Meramal masa depan JF-17 Thunder

JF17-turkey-05

The PAC JF-17 Thunder/CAC FC-1 Xiaolong, Light Fighter hasil kerja sama China dan Pakistan yang sejak dinyatakan full operasional  hingga saat ini belum berhasil meraih perhatian dan pengakuan dunia militer Angkatan udara. Padahal sejatinya, JF-17  selangkah didepan ketimbang lawan kompetitornya, LCA Tejas buatan India dimana JF-17 sudah memiliki kapasitas untuk melakukan ekport. Bagi China, JF-17 merupakan pesawat tempur kelas dua nya, tidak terlalu diperuntukan bagi PLAAF (AU China) hanya sebagai pengganti pesawat A-5C (Mig 19) dan F-7P (Mig-21+),berbeda dengan Pakistan yang menjadikan JF-17 sebagai pemain utama modernisasi Alutsista Angkatan Udaranya secara mandiri, menggantikan armada Mirage 3/5. Meski untuk kedua negara ketangguhan JF-17 sudah cukup teruji, pengakuan dari dunia Internasional masih sangat kurang sehingga belum menjadi lirikan utama dipasar Light Fighter Internasional. Selain Tejas, kompetitor utama JF-17 adalah F-CK-1 Ching Kuo Taiwan dan F/A-50 Golden Eagle Korea Selatan, yang terakhir namanya mulai berkibar setelah berhasil menjual 1 skuadron kepada AU Indonesia.

Baca lebih lanjut

Rudal Hipersonik, Seluruh Bumi dalam genggamannya.

FalconIntro

Ada yang berpendapat bahwa teknologi Stealth yang sesungguhnya bukanlah bentuk yang membelokan pelacakan radar atau Low Observer Reliability seperti bentuk pesawat B-2 Spirit, F22 Raptor atau F-35 Lightning II melainkan faktor Kecepatan alias Speed is New Stealth.  Keunggulan disektor Kecepatan saat ini melekat pada rudal Hipersonik (Hypersonic Cruises Missiles) berkecepatan 5 kali kecepatan suara atau March 5. Rudal Hipersonik pada hakikatnya adalah pengembangan dari Peluru kendali antar benua atau intercontinental ballistic missiles (ICBMs) ,Rudal jenis ini mampu mengangkut hulu ledak Nuklir atau bahan peledak konvensional dengan daya jelajah yang sanggup mencapai target seantero Bumi dengan kecepatan dan Ballistic Trajectory yang sulit dihadapai oleh sistem pertahanan udara saat ini.

Baca lebih lanjut

Tahun 2013, Tahun kedigdayaan Asia dalam teknologi Ruang Angkasa

Chang'e3

Tak terasa 365 hari di tahun babi ini sebentar lagi usai, gemuruh detik detik menjelang perpindahan tahun 2013 ke 2014 tinggal menghitung jam saja, memicu sebongka drive ingatan untuk sejenak ber Flash Black ria mengenang berbagai peristiwa yang terjadi sepanjang 2013 ini. Dari sekian banyak kejadian, salah satu peristiwa yang monumental telah diukir oleh beberapa bangsa Asia, yakni kebangkitan salah satu bidang IPTEK yang sangat prestisius, teknologi Ruang Angkasa.

Tercatat ada 4 negara yang melakukan pencapaian penting di bidang antariksa, China, India, Jepang dan Korea. Selain itu ke 4 negara ini juga seolah terlibat dalam ajang perlombaan teknologi yang ambisius, Berikut pencapaian luar biasa yang dilakukan 4 negara Asia ini :

Baca lebih lanjut

S60, Legenda Hidup Sistem Pertahanan Udara Republik Indonesia

59-57mm-aa-gun

S60, sebuah nama yang tak asing lagi untuk di searching di google, namanya dipakai oleh banyak pihak, mulai dari nama Software Platform S60 (Symbian OS), nama Sedan Premium Volvo S60, Canon PowerShoot S60 hingga  Nikon CoolPix S60. Sebelum dipakai pada produk2 elektronik atau otomotif, S60 adalah nama keramat untuk sebuah senjata meriam anti serangan udara yang sudah sangat Battle Proven dan tangguh disegala medan. Karena kehebatannya, menyongsong dekade 1960 an, TNI memborong puluhan unit S60 dari Uni Soviet sebagai persenjataan utama korps Arhanud TNI AD. Kehandalannya terbukti sangat teruji di bumi pertiwi dan memuaskan banyak pihak di tanah air sehingga ketika ada event-event atau defile militer dipastikan S60 wajib tidak boleh hadir, sosoknya telah menjadi Icon, Brand Mark luar biasa bagi korps Arhanud TNI AD dan masyarakat pada umumnya.

Baca lebih lanjut

Mengawal Ambisi Sensasional China di Asia Pasifik

Gambar

Intro

Di awali dengan memancing kisruh di Laut China Selatan (LCS) dan Laut China Timur (LCT) yang secara sepihak menyebut pulau/kepulauan yang ada kawasan LCS/LCT seperti Paracel-Spraley Island sebagai milik China, termasuk mencoba merebut kembali Kepulauan Senkaku/Diayou yang berada dalam kendali Jepang sehingga menyulut kejengkelan Jepang, Taiwan, Vietnam dan Philiphina serta yang terbaru, China mengumumkan Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) nya mencakum kepulauan Senkaku/Diayou yang otomatis makin memperuncing perselisihan Jepang – China. Bila China tetap kukuh mempertahankan ambisinya terutama apabila dilakukan makin intens didukung dengan pergerakan secara fisik (militer) bisa jadi, Jepang yang telah dibuat emosi pun akan mengeluarkan cara yang sama dengan Jepang. Jika kedua kekuatan militer terjadi hubungan badan (kontak fisik) maka perkiraan terjadi perang Sino – Japan abad 21 akan terwujud nyata, kondisi ini sangat berbahaya bagi ketenangan Asia Pasifik yang saat ini menjadi permata perekonomian dunia.

Baca lebih lanjut

chavez

Hugo Chavez, Berani dan Pro Rakyat 

Tulisan mengenai sepak terjang sang el Comandante Hugo Chavez sudah pernah ane buat ketika beliau mangkat akibat kanker yang diderita, disini . Chavez merupakan sosok langka dari belahan Amerika Latin yang berani melawan hegemoni Amerika dan sekutunya. Meski belum menunjukan peningkatan yang signifikan dalam bidang ekonomi, namun kebijakan yang dikeluarkan pemerintahan Hugo Chavez ditujukan untuk kemakmuran rakyatnya. Semua sumber2 ekonomi negara terutama minyaknya telah berada dalam kontrol negara, berbagai rongrongan dan ancaman dari luar mengiringi era kepemimpinan Chavez yang terang terangan tidak mendukung para kapitalis dan pengusaha kaya. Chavez sangat populer dikalangan menengah ke bawah yang merupakan porsi terbesar di kalangan rakyat Venezuela, berkat dukungan rakyat bawah pula Chavez sempat selamat dari kudeta militer di tahun 2002 silam dan kudeta politik ditahun 2004.

Baca lebih lanjut

Mereka yang diharapkan untuk memimpin Indonesia kelak (lanjutan)