Mengenal Jet Tempur Ringan Saab JAS Gripen, Kandidat pilihan pengganti armada F-5 Tiger TNI AU

gRIPEN

Jet Tempur F-5 E/F Tiger II TNI AU mulai berdinas melindungi langit nusantara di tahun 1980 an, sebelum kehadiran jet tempur F16 A/B Fighting Falcon di jajaran TNI AU, F5 Tiger adalah tulang punggung sekaligus jet tempur andalan TNI AU. Jet tempur buatan Northop Amerika ini, mulai tiba di tanah air pada tanggal 21 April 1980 dengan varian 12 unit kursi tunggal (F-5 E) dan 4 unit kursi ganda (F-5 F). Meski Sebagian kecil masa usia operasional F-5 Tiger TNI AU sudah diperpanjang berkat upaya modernisasi jeroan dengan teknologi masa kini, akan tetapi tak ada salahnya kalau TNI masih memiliki anggaran atau diberikan anggaran lebih untuk pengadaan jet tempur baru pengganti armada F-5 Tiger yang memang secara usia sudah layak dimuseumkan. Nah andaikata TNI AU khususnya skuadron 14 tempat F-5 Tiger bernaung diberikan lampu hijau untuk menambah koleksi baru, maka salah satu Jet Tempur pengganti yang cukup potensial adalah Saab Jas 39 Gripen buatan Swedia.

Baca lebih lanjut

Proyek N250, masih punya potensi besar untuk dibangkitkan lagi.

n250_05

All Hands,

Republik Indonesia sebagai negara besar sudah sewajarnya mampu menguasai teknologi tinggi terutama dalam hal kedirgantaraan. di awal dekade 90-an, Negeri ini pernah berbangga menjadi salah satu pelopor penggunaan teknologi Fly by Wire, mengontrol gerakan sayap secara elektronik, yakni dihadirkannya pesawat hasil rancang bangun anak bangsa N250 Gatokaca !!. Pembuatan pesawat ini ditujukan sebagai pesawat perintis yang nantinya bakal jadi backbone utama transportasi didaerah yang masih sulit diakses oleh jalur darat.

Baca lebih lanjut