Roket RX-550, Masa depan penguasaan teknologi Antariksa dan Rudal Balistik Nasional

Satish Dhawan Space Centre, Sriharikota, India.  Masa depan Morotai Space Center Maluku, Indonesia.

Satish Dhawan Space Centre, Sriharikota, India. Masa depan Morotai Space Center Maluku, Indonesia.

Pengangkut Satelit dan Peluru kendali

Ambisi Indonesia untuk dapat membawa sendiri satelitnya ke luar angkasa adalah salah satu upaya mewujudkan kemandirian bangsa dalam teknologi antariksa. Ada kebanggaan atau Pride tersendiri apabila sebuah negara dapat menguasai teknologi di bidang antariksa sehingga bisa disejajarkan dengan kelompok negara yang sukses mengirimkan satelitnya sendiri seperti Amerika, Rusia, China, Jepang, India, Iran, dsb. Selama ini, untuk mengorbitkan satelit ke angkasa luar, Indonesia harus mengeluarkan kocek mahal untuk membayar kepada negara yang memiliki wahana peluncur satelit. Terakhir pada pertengahan 2012 lalu, Satelit Telkom-3 milik Indonesia gagal mengorbit akibat Roket Proton M milik Rusia mengalami kerusakan dan  sebelumnya satelit buatan LAPAN, TUBSAT pun harus nebeng roket PSLV 7 India untuk diorbitkan.

Baca lebih lanjut

HQ-16, Pilar Sementara Sistem Pertahanan Udara Nasional

Hmm.. ane memulai menulis artikel ini dengan perasaan campur aduk antara bangga dan kecewa, bangga karena ternyata tulisan ane di blog ini “laku” dan disebar oleh orang lain. Kecewa karena tulisan ane di copas tanpa mencantumkan sumbernya. Baru pertama ini ane ngerasain gimana suka dukanya kena main copas tanpa aturan. Ok, Bom sudah jadi asap, sekarang  lebih baik go to the point.

Minna san,

Sudah cukup lama bahkan lama sekali wilayah udara nasional kita seolah tak terlindungi satu payungpun. Konsep sistem pertahanan udara nasional hingga era pencapaian MEF (Minimum Essensial Forces) sekarang belum juga mencapai kata final. Kemandirian dalam hal teknologi roket melalui proyek RX550 sampai sekarang juga mengalami banyak rintangan hingga kabar proyek ini seolah hilang ditelan isu2 politis. Sistem Pertahanan Udara Nasional sejatinya tak terlepas dari perkembangan TNI AU, hanya karakternya lebih dominan untuk daya tangkal dan perlindungan kedaulatan wilayah udara dari gangguan luar sesuai dengan namanya, Air Defence.

Baca lebih lanjut

Kegagalan negara mengurus BBM, belajarlah pada Iran

mechawar

Carut marutnya pengelolaan sumber2 energi terutama BBM sungguh sebuah kenyataan yang menyakitkan rakyat, hampir semua ladang energy Republik ini dikuasai oleh Mafia dan Pihak asing. Tingal masalah waktu saja seluruh lapisan masyarakat dan Negara tunduk pada mereka. Kabar mengecewakan ini juga ditambah dengan kabar lain yang tak kalah hebohnya, Sebuah Perusahaan Israel diberi kewenangan untuk mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Sumatera Utara. Bila selama ini Israel berbisnis di tanah air dengan memakai perusahaan pihak ketiga, kali ini secara langsung tanpa tedeng aling2 apapun. Ladang Emas raksasa di Papua yang sekarang di kelola Freeport tak kunjungi di nasionalisasikan, bayangkan bila semua sumber alam nusantara dikelola sendiri dan diberikan untuk rakyat? Luar biasa makmur negeri india, predikat Negara Maju bisa dengan mudah diraih. Untuk menghadapi persoalan ini agaknya Pemerintah RI bisa belajar pada apa yang Pemerintah Iran lakukan terkait pengelolaan kekayaan sumber alam nya.

Baca lebih lanjut

Selamat Jalan Hugo Chavez

chavez

Sebuah duka sedang dialami negara di Amerika Latin, dengan kekayaan energi yang besar, Republik Sosialis Venezuela. Sang presiden, Hugo Chavez yang mengumumkan menderita kanker sejak 2011 silam akhirnya di menyerah pada kematian. Selasa 5 Maret, puku 16.12 waktu setempat, Chavez yang berumur 58 Tahun menghembuskan nafas terakhirnya. Meninggalkan jutaan rakyatnya yang masih ingin dipimpin olehnya. Hugo Chavez termasuk 3 dari Presiden negara lain yang ane kagumi setelah Vladimir Putin dan Mahmoud Ahmadinejad karena pemikiran dan sepak terjangnya. Ketiga Pemimpin negara ini tengah berupaya meningkatkan kekuatan negaranya demi kepentingan nasional masing-masing termasuk menyejahterakan rakyatnya dan berbagai tindakan pro rakyat lainnya.

Baca lebih lanjut

Perkembangan Teknologi Iran yang maju dan diremehkan

Gambar

Awal Februari lalu, Iran kembali memberikan kejutan bagi dunia internasional khususnya di bidang kedirgantaran. Iran merilis penampakan Qaher-313 (F313), pesawat tempur siluman dengan desain futuristik. Banyak pihak yang kemudian memberikan komentarnya masing2, ada yang meragukan ada juga yang memuji. Kehadiran Qaher-313 juga berhasil menggoncang forum2 militer dunia, pro kontra sudah tentu terjadi tapi yang jelas meski diragukan keaslian, Qaher 313 merupakan wujud nyata kemajuan teknologi Iran dibidang militer.

Baca lebih lanjut

IRIAF F-14 TOMCAT, Satu satunya Armada Kucing terbang yang masih aktif di Dunia !

IRIAF

All Hands,

Bagi penyuka dunia Aviasi siapa yang tidak kenal dengan salah satu Jet Tempur generasi 3 paling aduhai di Dunia, Ukuran yang garang, desain yang menawan dan fitur Swing Swing yang sangat ikonik. F-14 Tomcat namanya, Jet Tempur Supersonik mesin ganda buatan Grumman Aircraft. Hasil Pengembangan dari Proyek gagal US, F-111B, pertama kali digunakan oleh Angkatan Laut AS pada tahun 1972 menggantikan F-4 Phantom II. Masa pengabdian F-14 di US Navy berakhir pada tahun 2006, digantikan oleh F-18 Super Hornet. Di dunia ini hanya ada 2 negara yang memiliki Jet cantik ini, yakni AS sendiri sebagai produsen serta mantan soulmatenya dari Timur Tengah, IRAN. Iran yang saat itu masih dibawah kekuasaan Dinasti Shah Reza Pahlevi emang sangat beruntung, sebagai Sohib Amrik Iran dibanjiri senjata-senjata AS yang paling mutakhir saat itu. Kini 2 kawan karib ini telah menjadi musuh bebuyutan setelah Dinasti Shah Iran digantikan oleh Republik Islam Iran dibawah Khamenei.

Baca lebih lanjut

Provokasi Turki, bisa jadi Jalan masuk NATO menyerbu Suriah

WW1

All Hands,

Kondisi Suriah sampai saat masih tetap membara, setelah upaya konspirasi besar-besaran untuk menghancurkan Pemerintahan Suriah dibawah Presiden Bashar al Assad dengan rezim boneka Barat yang pimpin Israel,Amerika,NATO serta negara2 Arab sekutu Israel yang tergabung dalam Liga Arab. Dengan Hancurnya Syria, maka rencana besar Israel untuk menguasai daratan Timur Tengah makin tercapai. Untuk menghantam musuh utama Barat di TimTeng yakni Iran, maka Syria sebagai sekutu utama Iran yang masih bertahan melawan Israel harus ditundukan.

Baca lebih lanjut