Mengenal Perkembangan Generasi Pesawat Tempur

132140

Sebelum kita mengenal wujud pesawat tempur dewasa ini yang serba canggih dan menakutkan, kita perlu mengetahui bahwa wujud tersebut tak tercapai dalam tempo yang singkat. Terjadi masa-masa pengembangan seiring dengan pencapaian dan penempuan teknologi baru pada setiap masanya, proses penyempurnaan ini akhirnya melahirkan karakteristik di setiap masa pengembangannya. Seperti halnya benda ciptaan manusia lainnya, semuanya diawali dari sosok yang sederhana hingga super kompleks sekarang ini, berikut masa-masa pengembangan (Generasi) Pesawat Tempur :

Generasi ke 1: (1940-an)

Babak awal penggunaan teknologi mesin pancargas (jet) pertama bagi pesawat tempur, Diciptakan untuk membantu memenangkan Perang Dunia 2, sayang kehadiranya dikatakan terlambat untuk menikmati ricuhnya Perang Dunia. Dimasa mendatang pasca Perang usai, para pesawat pertama yang memakai propulsi jet ini titik penting dalam perkembangan teknologi pesawat tempur. Karakter : Sudah memakai Propulsi jet, kecepatan tinggi .Contoh : F-80, messerschmitt Me 262.

Baca lebih lanjut

Iklan

Proyek Srikandi, Nyata, Hoax atau Fiksi Ilmiah??

Srikandi

Srikandi, sebuah nama yang sangat popular ditanah jawa, nama dari seroang dewi dalam khazanah pewayangan nusantara ini kabarnya tengah disematkan sebagai nama dari sebuah projek nasional dibidang Alutsisa strategis, Pesawat tempur. Bagi ane, informasi soal adanya projek Srikandi sudah cukup lama terlambat diketahui, hasil dari bersemedi bersama paman google menunjukan bahwa hembusan berita tentang Srikandi sudah melayang sejak tahun 2010 silam. Sebenarnya, upaya untuk mengembangkan pesawat tempur nasional bukanlah hal yang baru atau misterius, semenjak Republik masih dalam usia merangkak, beberapa pioner ahli pesawat nasional telah berusaha merancang dan membangun sendiri pesawat tempur, meski pada ujungnya upaya-upaya ini karam ditengah jalan akibat berbagai kendala seperti keterbatasan dana, Sarana penunjang, hingga minimnya dukungan kuat dari pemerintah.

Baca lebih lanjut

Mengenal Jet Tempur Ringan Saab JAS Gripen, Kandidat pilihan pengganti armada F-5 Tiger TNI AU

gRIPEN

Jet Tempur F-5 E/F Tiger II TNI AU mulai berdinas melindungi langit nusantara di tahun 1980 an, sebelum kehadiran jet tempur F16 A/B Fighting Falcon di jajaran TNI AU, F5 Tiger adalah tulang punggung sekaligus jet tempur andalan TNI AU. Jet tempur buatan Northop Amerika ini, mulai tiba di tanah air pada tanggal 21 April 1980 dengan varian 12 unit kursi tunggal (F-5 E) dan 4 unit kursi ganda (F-5 F). Meski Sebagian kecil masa usia operasional F-5 Tiger TNI AU sudah diperpanjang berkat upaya modernisasi jeroan dengan teknologi masa kini, akan tetapi tak ada salahnya kalau TNI masih memiliki anggaran atau diberikan anggaran lebih untuk pengadaan jet tempur baru pengganti armada F-5 Tiger yang memang secara usia sudah layak dimuseumkan. Nah andaikata TNI AU khususnya skuadron 14 tempat F-5 Tiger bernaung diberikan lampu hijau untuk menambah koleksi baru, maka salah satu Jet Tempur pengganti yang cukup potensial adalah Saab Jas 39 Gripen buatan Swedia.

Baca lebih lanjut

Mengenal Konsep Jet Tempur Generasi ke Enam (6th Generation Fighter)

Gambar

Intro

Dunia kedirgantaraan militer terutama pesawat tempur belum lama ini beranjak memasuki fase generasi ke 5 setelah pesawat tempur Amerika F-22 Raptor memasuki masa dinas operasional pada tahun 2005. Kehadiran F22 secara tak langsung mendorong rival nya Rusia untuk mengembangkan pula pesawat generasi ke 5, hasilnya pada tahun 2010 Rusia memperkenalkan fighter generasi ke 5 melalui Sukhoi T-50 PAKFA yang hingga kini masih dalam tahap uji coba. Selanjutnya China juga tak mau ketinggalan, didiukung kekuatan ekonomi yang menggila ,China sukses menerbangkan prototype fighter gen 5 nya, Chengdu J-20. Praktis di dunia ini hanya ada 3 negara saja yang memiliki pesawat generasi ke 5. Sayang F-22 terpaksa menginjak kulit durian karena harga yang kelewat mahal serta masih adanya gangguan teknis membuat F22 sementara di kandangkan, penggantinya F-35 Lightning juga tak berjalan terlalu mulus.

Baca lebih lanjut

Tak cukup puas dengan J20, China sukses membuat J31

J31-b

All Hands,

Awal November lalu Republik Rakyat China sukses melakukan penerbangan perdana pada pesawat tempur siluman kedua nya, Shenyang J-31. Pada tahun lalu, China juga sukses melakukan uji terbang pada penempur generasi ke 5, Chengdu J-20. Bila kedua Jet tempur Siluman ini sukses dalam pengembangan dan memasuki masa operasional, tak pelak lagi CHina bakal menjadi negara terkuat di Asia. Jet siluman sebelumnya J20, diyakini sedang mengalami permasalahan pada pengembangan mesin nya, diduga kuat mesin J20 (AL-31F) diimport utuh dari Rusia untuk kemudian di kembangkan sendiri.

Baca lebih lanjut

K-Movie : Return 2 Base, Duel maut F15K Slam Eagle vs Mig 29 Fulcrum

rain

All hands,

Hubungan kedua Korea Utara dan Selatan yang secara teknis masih berperang memberikan ide dan inspirasi tersendiri bagi para sineas Korea Selatan untuk membuat karya film bertema militer. Dengan adanya latar belakang Korea selatan yang masih memiliki musuh abadi tentunya menjadikan film2 militer korea jadi terasa asyik untuk ditonton. Di tahun 2012 ini, lagi2 sineas korea selatan menghadirkan sebuah tontonan yang seru dan menarik banget, sayang tuk dilewatkan yakni film bertemakan pertempuran udara Republik of Korea Air Force (Rokaf) berjudul RETURN 2 BASE/Soar Into The Sun (R2B: 리턴투베이스) ,Sang sutradara Kim Dong Won berhasil membuat keputusan yang tepat, memilih super star Korea RAIN sebagai tokoh utamanya. Kebetulan juga Rain akan menjalani masa Wajib Militernya sehingga aroma militer sangat pas untuk Rain.

Baca lebih lanjut

Tu-95 Bear : Bomber legendaris rusia

Tu-95 Bear ‘The COLD WAR LEGACY’

Tupolev Tu-95 yang oleh NATO di beri julukan Bear, merupakan pesawat tempur pembom strategis jarak jauh yang paling sukses dalam hitungan lama penugasan, pesawat yang mampu membawa peluru kendali dengan hulu ledak nuklir ini mulai terbang pertama kali sejak tahun 1952 dan akan tetap bertugas di AU Rusia dan AL Rusia hingga tahun 2040.