Alutsista Misterius TNI dan Kegelisahan Negara Tetangga

575282_20140103080749

Intro

Adanya ajang perlombaan senjata (Arms Race) diantara kawasan yang belum tercipta sebuah aliansi adalah hal yang wajar. Memasuki abad 21, kawasan Asia khususnya Asia Pasifik mulai dimeriahkan dengan perlombaan kepemilikian Alutsista (Alat utama sistem Persenjataan) Canggih, ini tak lepas dari meningkatnya suhu perekonomian dunia yang kini bermigrasi dari Eropa/Amerika ke Asia. Negara negara yang paling antusias dalam kompetisi adu senjata biasanya terdorong oleh adanya permusuhan terselubung atau karena ada ancaman yang sangat serius dari negara sekitarnya, diantaranya Iran, China, India, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Singapura, Pakistan, Vietnam, Australia dan Indonesia. Jika diantara negara ini berencana atau tengah membeli Alutsista Strategis, maka negara sekitarnya akan turut terkompor untuk melakukan hal yang seirama, Jenis Alutsista tandingannya berbeda beda tergantung pada kebijakan politis dan anggaran yang dimiliki.

Baca lebih lanjut

S60, Legenda Hidup Sistem Pertahanan Udara Republik Indonesia

59-57mm-aa-gun

S60, sebuah nama yang tak asing lagi untuk di searching di google, namanya dipakai oleh banyak pihak, mulai dari nama Software Platform S60 (Symbian OS), nama Sedan Premium Volvo S60, Canon PowerShoot S60 hingga  Nikon CoolPix S60. Sebelum dipakai pada produk2 elektronik atau otomotif, S60 adalah nama keramat untuk sebuah senjata meriam anti serangan udara yang sudah sangat Battle Proven dan tangguh disegala medan. Karena kehebatannya, menyongsong dekade 1960 an, TNI memborong puluhan unit S60 dari Uni Soviet sebagai persenjataan utama korps Arhanud TNI AD. Kehandalannya terbukti sangat teruji di bumi pertiwi dan memuaskan banyak pihak di tanah air sehingga ketika ada event-event atau defile militer dipastikan S60 wajib tidak boleh hadir, sosoknya telah menjadi Icon, Brand Mark luar biasa bagi korps Arhanud TNI AD dan masyarakat pada umumnya.

Baca lebih lanjut