Sisi lain Perang Suriah, ajang uji coba senjata baru Rusia

Gambar

Rusia dibawah kendali Presiden Vladimir Putin tetap teguh memegang prinspnya untuk melindungi satu-satunya sekutu strategis di timur tengah, Presiden Suriah Bashar Al Assad. Meksi didesak oleh para pemimin G8, Putin tetap berjalan lurus melindungi Suriah dari intervensi militer langsung oleh Amerika Serikat dan Barat. Ditengah keputusan Barat yang secarat terbuka akan mengirimkan lebih banyak senjata canggih pada kelompok pemberontak membuat Ruisa merespon keputusan ini dengan mengirim lebih banyak senjata canggih pada Presiden Suriah Bashar Al Assad . Langkah putin ini secara tak langsung memberi efek luar biasa bagi Barat, upaya untuk menyerang Suriah secara lagnsung sepreti kasus libya tak akan mudah lagi, bila dipaksakan Barat akan terbentur dengan kekuatan militer Rusia.

Baca lebih lanjut

Provokasi Turki, bisa jadi Jalan masuk NATO menyerbu Suriah

WW1

All Hands,

Kondisi Suriah sampai saat masih tetap membara, setelah upaya konspirasi besar-besaran untuk menghancurkan Pemerintahan Suriah dibawah Presiden Bashar al Assad dengan rezim boneka Barat yang pimpin Israel,Amerika,NATO serta negara2 Arab sekutu Israel yang tergabung dalam Liga Arab. Dengan Hancurnya Syria, maka rencana besar Israel untuk menguasai daratan Timur Tengah makin tercapai. Untuk menghantam musuh utama Barat di TimTeng yakni Iran, maka Syria sebagai sekutu utama Iran yang masih bertahan melawan Israel harus ditundukan.

Baca lebih lanjut